SINJAI, UPEKS.co.id – Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama jajaran pendidikan di Kecamatan Sinjai Selatan tengah melakukan persiapan matang untuk menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai.
Penjemputan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 03/03/2024 pukul 09.00 WITA ini akan dipusatkan di perbatasan wilayah Balampesoan.
Keterlibatan aktif seluruh elemen pendidikan, termasuk para guru, kepala sekolah, dan peserta didik tertuang dalam hasil rapat koordinasi persiapan penjemputan Bupati dan wakil bupati Sinjai yang di tanda tangani oleh korwil Sinjai Selatan.
Dari hasil rapat koordinasi ini, Sekolah-sekolah yang berada di sepanjang Jalan Persatuan Raya akan menyambut langsung di depan sekolah masing-masing, melibatkan para siswa kecuali murid TK serta SD kelas 1 dan 2.
Tak hanya itu, tiga titik kumpul utama telah disiapkan untuk guru dan kepala sekolah se-Kecamatan Sinjai Selatan, yaitu di depan SMP 2 hingga Kantor BRI Bikeru, Taman Lancibung, dan Labettang (depan SDN 85). Kehadiran penuh para pendidik diharapkan dapat memberikan sambutan hangat kepada Bupati dan wakil bupati sinjai.
Sebagai bentuk penghormatan, buket bunga akan diserahkan di setiap titik kumpul. Biaya untuk keperluan ini telah dikoordinasikan melalui Ketua K3S. Selain penjemputan, momen kebersamaan akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati, di mana seluruh kepala sekolah dihimbau untuk hadir dengan kontribusi konsumsi sebesar Rp 50.000 per orang, sesuai hasil kesepakatan 9 Korwil.
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Syuaib, saat di konfirmasi mengatakan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini tidak bersifat wajib. Menurutnya, Dinas Pendidikan tidak pernah mewajibkan kepala sekolah dan guru untuk menghadiri kegiatan ini, melainkan hanya mengharapkan partisipasi sebagai bentuk dukungan terhadap agenda daerah.
Begitu pula dengan keterlibatan siswa, yang sepenuhnya bersifat sukarela. Jika ada orang tua yang keberatan atau siswa berhalangan hadir, tidak ada konsekuensi apapun terkait ketidakhadiran mereka.
Terkait biaya untuk buka puasa bersama, Irwan menegaskan bahwa hal ini hanya berlaku bagi kepala sekolah yang ingin mengikuti acara buka puasa bersama di Dinas Pendidikan. Tidak ada kewajiban bagi yang tidak berkenan atau memiliki agenda lain.
Kadis Pendidikan berharap agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan dan semua pihak dapat memahami bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan tanpa adanya unsur paksaan.(Awl)

