Bupati Sinjai Lepas 326 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Bupati Sinjai Lepas 326 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Sinjai, Upeks.co.id – Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan pelepasan ratusan petugas sensus, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, hampir semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),Staf ahli, kabag setdakab, instansi vertikal, para camat se-Kabupaten Sinjai, perwakilan BUMN dan BUMD, berbagai pemangku kepentingan lainnya serta perwakilan pengusaha kategori besar.

Bacaan Lainnya

Kepala BPS Kabupaten Sinjai, H. Syamsuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang, kebutuhan terhadap data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi semakin penting.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menghadirkan data ekonomi yang lengkap dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, sekaligus menjadi acuan bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam melihat potensi serta tantangan ekonomi daerah.

“Tanpa data yang baik, perencanaan pembangunan berpotensi tidak tepat sasaran dan tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, BPS Sinjai melibatkan sebanyak 326 petugas sensus yang terdiri dari 286 Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan 40 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Mereka akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun ke unit usaha yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Sinjai.

Syamsuddin menekankan pentingnya profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas, mulai dari memahami konsep pendataan, mematuhi standar operasional prosedur (SOP), menjaga kualitas data, hingga menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan biasa, melainkan momentum strategis untuk memotret secara utuh aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus diawali dengan data yang valid dan terpercaya. Karena itu, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah, mulai dari perencanaan jangka pendek hingga jangka panjang.

“Tidak boleh berbicara pembangunan tanpa data. Data yang valid dan terpercaya adalah harga mati untuk menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran,” tegas Ratnawati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas. Selain itu, para camat dan pemerintah kecamatan diminta turut membantu kelancaran proses pendataan di wilayah masing-masing.

Bupati juga mengingatkan para petugas sensus agar menjaga integritas, profesionalisme, serta kerahasiaan data masyarakat selama menjalankan tugas di lapangan.

“Saudara adalah orang-orang yang dipercaya negara. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga kepercayaan masyarakat, dan hadirkan data yang berkualitas untuk kemajuan Kabupaten Sinjai,” pesannya.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sinjai ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sinjai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan rompi petugas sensus serta penyerahan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan petugas yang akan bertugas di lapangan.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran nyata kondisi ekonomi masyarakat Sinjai sehingga kebijakan pembangunan yang diambil ke depan benar-benar berbasis data, tepat sasaran, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Awl)