BARRU, Upeks.co.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muh. Hasbi, S.STP., M.Ap., M.Ikom, mewakili Pj. Bupati Takalar, menerima kunjungan kerja Ketua DPRD Kabupaten Barru beserta rombongan di Ruang Rapat Setda Kantor Bupati Takalar, Jumat (29/11/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka membahas pengembangan industri rumahan dan kerajinan yang menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Takalar.
Dalam sambutannya, Sekda Takalar, H. Muh. Hasbi, mengungkapkan rasa terima kasih dan memberikan sambutan hangat kepada Ketua DPRD Barru beserta rombongan. Ia juga menjelaskan posisi geografis Kabupaten Takalar yang merupakan bagian dari Kawasan Strategis Mamminasata (Makassar, Sungguminasa, Maros, Takalar) berdasarkan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2011.
“Hari ini kami menyambut kedatangan Ketua DPRD Barru dan rombongan, yang datang untuk melihat potensi pengembangan industri rumahan dan kerajinan di Takalar. Kabupaten Takalar merupakan kota satelit yang berbatasan langsung dengan Kota Makassar, memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan,” ujar Hasbi.
Ia juga menjelaskan beberapa potensi unggulan Takalar, seperti hasil pertanian dan perikanan yang berperan penting dalam PDRB daerah. Takalar, menurut Hasbi, memiliki nelayan yang unik, yaitu nelayan yang menangkap telur ikan terbang (Patorani) yang diekspor ke luar negeri. Selain itu, Takalar juga dikenal dengan produksi tebu yang mendukung pabrik gula serta jagung manis dengan cita rasa khas yang dimasak menggunakan tebu.
Takalar, lanjut Hasbi, juga terkenal dengan kerajinan gerabah dan guci dari tanah liat yang telah menjalin kerja sama dengan negara-negara seperti Jepang dan Korea. Selain itu, industri rumahan lain seperti pembuatan songkok guru (songkok khas Makassar) dan industri meubel juga berkembang pesat di Takalar.
“Terkait pengembangan industri rumahan, Takalar memiliki banyak potensi. Kami juga telah menjalin kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang dan Korea dalam bidang kerajinan. Industri rumahan seperti songkok guru dan meubel juga berkembang dengan baik,” jelas Hasbi.
Ketua DPRD Barru, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M.Si, menjelaskan bahwa tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk mempelajari potensi industri rumahan di Takalar, serta menggali kiat-kiat yang telah dilakukan oleh Pemkab Takalar dalam mengembangkan sektor tersebut. Ia mengakui bahwa industri rumahan di Takalar sangat maju dan sudah dikenal luas, bahkan di luar kabupaten.
“Kami sangat mengapresiasi kemajuan industri rumahan di Takalar, yang sudah berkembang pesat dan bahkan banyak beredar di luar kabupaten. Di Barru, kami juga memiliki industri rumahan, namun kami ingin belajar lebih banyak dari Takalar untuk mempercepat perkembangan di daerah kami,” ungkap Syamsuddin.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Takalar turut hadir, memberikan informasi lebih lanjut terkait perkembangan industri rumahan dan kerajinan di Takalar. Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Kabupaten Barru yang saling bertukar informasi untuk meningkatkan sektor industri rumahan di daerah masing-masing.
Kunjungan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan legislatif kedua kabupaten, sekaligus membuka peluang bagi kedua daerah untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam mengembangkan sektor ekonomi lokal, terutama industri rumahan dan kerajinan.(rls)

