Takalar,Upeks.co.id– Desa Bontomarannu (Bomar) adalah daerah yang memiliki banyak jenis usaha mikro unggulan, sehingga pemerintah sejatinya memang perlu memperhatikan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Demikian dikatakan Calon Bupati (Cabup) Bupati Takalar nomor urut 1, Mohammad Firdaus Daeng Manye, saat menggelar kampanye dialogis di Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Jumat (11/10/2024).
Kampanye dialogis yang dipusatkan di kediaman Israwati, anggota DPRD Takalar dari Partai Gerindra ini juga diikuti Wakil Bupati (Wabup) Takalar nomor urut 1, Hengky Yasin.
Turut dihadiri semua anggota DPRD Takalar dari partai Gerindra, ada juga dari PPP serta ratusan masyarakat Desa Bontomarannu.
“Kedepan, pemerintah akan membantu pengembangan UMKM di desa ini. Semua ini perlu dilakukan, agar usaha-usaha mikro kecil tersebut bisa lebih maju dan berkembang lagi,” katanya.
Daeng Manye mengungkapkan, untuk bisa mewujudkan program itu, maka ia meminta kepada masyarakat agar tidak lupa datang ke TPS untuk memilih pasangan nomor urut 1 pada 27 November 2024 mendatang.
“Kami yakin bahwa semua warga desa bersatu untuk kami. Untuk itu, mari mantapkan pilihan dan memilih pasangan nomor 1. Jika 1.400 kepala keluarga (KK) di Desa Bontomarannu semuanya datang ke TPS dan mencoblos nomor 1, maka kemenangan kita di atas angka 90%,” pungkasnya.
Daeng Manye yang merupakan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Telkom Property tersebut, berkomitmen akan selalu menjaga harapan masyarakat Desa Bontomarannu lima tahun kedepan. Sebab, menurut dia, pemerintah memang harus hadir memfasilitasi keinginan masyarakat.
“Untuk petani kita siapkan pupuk, nelayan kita siapkan alat tangkap dan sebagainya. Yang paling utama, yang perlu difasilitasi adalah UMKM. Kenapa? Agar usaha ini bisa menghasilkan produk yang berkualiatas dan bersaing dipasaran,” terangnya.
Tak hanya itu, Daeng Manye juga berkomitmen akan menjadikan
Bontomarannu sebagai desa percontohan pengembangan UMKM bagi desa lain di Takalar. Sebab, program ini selaras dengan program unggulan pasangan DM-HHY yakni kemajuan UMKM.
“Jika semua ini berjalan dengan baik, maka efeknya sangat besar manfaatnya. Salah satunya adalah mampu mengurangi angka pengangguran, fasilitas pendidikan makin memadai, kesehatan gratis makin menyeluruh ke masyarakat kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Israwati selaku tuan rumah, menuturkan, kehadiran Daeng Manye-Hengky Yasin (DM-HHY) dimaksudkan untuk lebih mendekatkan calon pemimpin kepada masyarakat secara langsung, meskipun Daeng Manye sendiri sudah dikenal luas di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Israwati juga menyampaikan pesan agar pasangan DM-HHY jika terpilih jadi pemimpin lima tahun kedepan, agar lebih memperhatikan masyarakat Desa Bontomarannu. Terutama, penguatan bantuan ekonomi kerakyatan untuk kelompok usaha kecil.
“Kami menitipkan pesan untuk pak Bupati dan Wakil Bupati, agar pelaku-pelaku UMKM, petani dan nelayan lebih diperhatikan. Pelaku usaha kecil ini memang perlu untuk difasilitasi demi kesejaheraan bersama. Kemudian untuk pasangan DM-HHY sendiri, kami yakinkan bahwa di Desa ini akan unggul 90% suara di Pilkada,” tandasnya. (rif)

