Tular Nalar Edukasi Anak Binaan LPKA Kelas II Maros tentang Pemilu dan Hoaks

Tular Nalar Edukasi Anak Binaan LPKA Kelas II Maros tentang Pemilu dan Hoaks

Makassar, Upeks— Tular Nalar, program dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) yang didukung oleh google.org dan Love Frankie, kembali mengadakan Sekolah Kebangsaan (SK) di Sulsel. Kali ini, Sekolah Kebangsaan menyasar 50 pemilih pemula dari warga binaan LPKA Kelas II Maros, Sulsel, Sabtu (31/8/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi dan Klasifikasi Lapas kelas II Maros Anwar, SH, MH sekaligus membuka kegiatan, Korwil Mafindo Makassar Andi Fauziah Astrid, Dr. Andi Marwan, A.Md.IP., S.H., M.H selaku Bapas Kota Makassar, dan PIC Sekolah Kebangsaan Fajrin.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Astrid menyatakan kegembiraanya sebab untuk pertama kalinya Tular Nalar bisa mengedukasi anak-anak binaan LPKa tentang pemilu, demokrasi, dan bahaya serta pencegahan hoaks.

“Ini menjadi satu-satunya kegiatan di Indonesia untuk sekolah kebangsaan. Dari 44 wilayah di Indonesia, belum ada di Sekolah Kebangsaan digelar di Lapas Anak. Ini merupakan prestasi di Mafindo Makassar,” ujarnya.

Astrid pun berharap materi-materi Sekolah Kebangsaan Tular Nalar yang disampaikan oleh 5 fasilitator dapat terserap dengan baik oleh warga binaan LPKA Kelas II Maros.

“Kegiatan ini ditujukan untuk anak 17 tahun. Agar bagaimana mengajak pemilih pemula memahami event pemilu. Yang kami inginkan bagaimana warga binaan menggunakan hak pilihnya nanti,” ujarnya.

Sementara Anwar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada tim Tular Nalar yang bersedia hadir untuk mengedukasi warga binaan LPKA Kelas II Maros.

“Perlu diketahui bahwa kami juga aktif membina anak-anak seperti pembinaan kepribadian, pelatihan skill, pelatihan sablon mural, bahkan menyediakan sarana pendidikan menyekolahkan anak secara formal dan non-fornal supaya mendapatkan masa depan cerah,” tutupnya. (jir)