Pungutan Berlabel Sumbangan di PGRI Sinjai Menuai Sorotan

Pungutan Berlabel Sumbangan di PGRI Sinjai Menuai Sorotan

Sinjai,Upeks.co.id— Sumbangan yang dipungut pengurus PGRI Sinjai untuk mengikuti ajang Porseni PGRI Sulsel yang akan dilaksanakan di kab Soppeng menuai sorotan dari salah seorang guru sertifikasi yang juga merupakan anggota PGRI Sinjai.

Menurut sumber yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, sumbangan yang telah di tentukan nominalnya bukan merupakan sumbangan tapi keharusan bagi anggota PGRI Sinjai, dimana nominal uang yang harus disetor ke koordinator tiap kecamatan berjumlah Rp100 ribu untuk guru sertifikasi, Rp50 ribu untuk guru biasa dan guru PPPK yang peruntukannya untuk membiayai kebutuhan para atlet yang ikut lomba di kab. Soppeng.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak menyoroti jumlah dari pungutan tersebut tapi kalimat sumbangannya, kok sumbangan, tapi diharuskan dan ditentukan jumlahnya, kalau sifatnya sumbangan yah harusnya saya secara sukarela menyerahkan bantuan berupa uang tunai berapapun nominalnya, hal seperti ini juga terjadi di tahun lalu tapi karena ada yang menyoroti makanya uangnya dikembalikan,” bebernya.

Terkait sorotan tersebut, Kadis pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, S.STP, M.Si yang dihubungi mengungkapkan, Sumbangan untuk PGRI akan dipergunakan untuk kebutuhan anggota PGRI yang menjadi atlet selama berada di Soppeng.


“Menurut saya hal yang wajar kalau organisasi PGRI mendapat sumbangan dari para anggotanya sendiri apalagi peruntukannya untuk anggota PGRI selama berada di kab Soppeng, mengenai jumlah dananya teman teman pengurus PGRI Sinjai yang lebih tahu”, ungkapnya.

sementara itu, Ketua Umum LSM Bersatu Sinjai, Nurzaman Razaq yang dimintai tanggapannya, Ahad (16/07/2023) mengatakan, sepanjang sifatnya  sukarela, maka sumbangan itu sah- sah saja untuk dipergunakan oleh para atlet PGRI Sinjai selama di Kabupaten Soppeng

Nurzaman menambahkan, meski begitu pemanfaatan dan pertanggung jawaban hasil dari sumbangan tersebut  perlu ke jelasan dan transparan.

Sementara itu Ketua PGRI Sinjai, Andi Jefrianto Asapa yang di hubungi via chat what’s app belum memberikan tanggapan. (awl)