Gelar Rakor, PPIH Debarkasi Makassar Komitmen Berikan Pelayanan Maksimal ke Jemaah

Gelar Rakor, PPIH Debarkasi Makassar Komitmen Berikan Pelayanan Maksimal ke Jemaah

Makassar, Upeks – Dalam rangka mematangkan persiapan menyambut kedatangan jemaah haji yang akan tiba mulai tanggal 5 Juli hingga 4 Agustus 2023, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar menggelar rapat koordinasi di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa, 4 Juli 2023.

Rakor dipimpin langsung Sekretaris PPIH Debarkasi Makassar yang juga Plh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H Ali Yafid.

Bacaan Lainnya

”Kita memiliki komitmen bersama untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji kita, untuk itu melalui Rakor ini diharapkan semua pihak yang telibat dalam proses penerimaan jemaah haji nantinya dapat saling membantu sehingga jemaah kita terlayani dengan baik,” ujar Ali Yafid membeberkan maksud dan tujuan pelaksanaan rakor.

Selanjutnya, untuk mengetahui sejauh mana persiapan dalam menyambut kedatangan jemaah haji, mantan Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel ini, kemudian memberi kesempatan kepada koordinator tiap-tiap bidang untuk memaparkan persiapan dan langkah-langkah apa yang akan dilakukan, seperti kesiapan Petugas Kesehatan, Petugas Imigrasi, Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Petugas Keamanan, Otoritas Bandara dan petugas Bea Cukai.

Adapun alur penerimaan jemaah haji yang baru tiba dari tanah suci cukup singkat sebagaimana mengemuka pada Rakor ini, yakni hanya pemeriksaan dokumen (paspor) oleh petugas imigrasi, pemeriksaan kesehatan oleh paramedis dan pemerikasaan barang bawaan tertentu oleh pihak bea cukai.

Disampaikan bahwa paspor jemaah akan dikumpulkan diatas pesawat oleh petugas kloter untuk kemudian diserahkan kepada pihak imigrasi, dimana proses pemeriksaan paspor tersebut akan dilakukan di aula Mina Asrama Haji Makassar dengan menggunakan DCM sebanyak dua unit.

Adapun pemeriksaan kesehatan oleh tim medis hanya berupa pengecekan suhu tubuh, dan bilamana terindikasi ada jemaah dengan suhu diatas 38 derajat maka akan dipisahkan untuk dilakukan swab PCR.

Sementara untuk barang bawaan jemaah, pihak bea cukai hanya akan memeriksa barang tertentu, seperti alat telekomunikasi dan laptop atau tablet, dimana barang-barang tersebut harus dilakukan registrasi IMEI terlebih dahulu oleh pihak bea cukai sebelum digunakan di Indonesia.

Selepas pelaksanaan rakor, dilanjutkan dengan simulasi layanan oleh tiap-tiap bidang, dengan harapan PPIH benar-benar telah siap menyambut kehadirian jemaah haji Debarkasi Makassar.

“Saya berharap melalui simulasi ini, para koordinator dan anggota PPIH benar-benar memahami tupoksinya sehingga jemaah haji kita dapat terlayani dengan baik. Kita harus memiliki komitemen bersama untuk memberikan layanan maksimal, terlebih kepada jemaah lansia yang jumlahnya cukup banyak,” pungkas Ali Yafid.

Jemaah Kloter I UPG meninggalkan Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Selasa (4/7/2023), pukul 14.30 WAS dan dijadwalkan tiba Rabu (5/7/2023), pukul 09.45 Wita.

Menumpang Maskapai Garuda dengan flight GIA 1201 merupakan 393 orang merupakan jemaah asal Kota Makassar dipimpin Ketua Kloter Hj Juhrah, Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar.

Sementara Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel yang saat ini bertugas sebagai Sektor 3 PPIH Arab Saudi H Ikbal Ismail, lewat videonya menyampaikan kabar gembira jemaah haji akan mendapatkan tambahan 5 liter air Zamzam sehingga total keseluruhan menjadi 10 liter.

“Ada kebijakan langsung dari Menteri Agama terkait ai Zamzam, yang semula mendapatkan pembagian air Zamzam sebanyak 5 liter, ditambah menjadi 10 liter,” ujarnya.

Terkait teknis distribusinnya akan didistribusikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.

Sebelumnya Menag Yaqut menyampaikan itu saat berada di Syisyah-Makkah, Senin (3/7/2023).

“10 liter air Zamzam akan dibagikan di asrama haji debarkasi. Mudah-mudahan air Zamzam yang diberikan membawa berkah buat bapak ibu semuanya,” sambungnya.

Kebijakan menambah 5 liter air Zamzam ini sebagai bentuk kecintaan atau tali asih kepada jemaah. Menurutnya, membawa air Zamzam yang lebih banyak menjadi harapan seluruh jemaah haji Indonesia.

“Jemaah sudah ditambah air Zamzamnya menjadi 10 liter. Saya minta jemaah tidak memasukkan air Zamzam ke dalam koper karena itu dilarang dalam aturan penerbangan. Koper jemaah yang membawa air Zamzam akan dibongkar,” pesan Menag. (rls)