Mengaku Ditelantarkan, Jemaah UPG 14 Dipindahkan ke Hotel Lebih Dekat Masjid Nabawi

Mengaku Ditelantarkan, Jemaah UPG 14 Dipindahkan ke Hotel Lebih Dekat Masjid Nabawi
Jemaah asal Kabupaten Luwu Utara yang tergabung dalam kloter 14 UPG bersama Luwu Timur saat penerimaan di Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat 2 Juni 2023.–ist–

Madinah, Upeks– Heboh video Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 14 Embarkasi Makassar (UPG) telantar. Ternyata, jemaah UPG 14 tersebut sempat pindah penginapan, justru lebih dekat dengan Masjid Nabawi.

Kasi Layanan Akomodasi Daker Madinah, Ali Machzumi, menyampaikan klarifikasi terkait viralnya potongan video yang dinarasikan terjadi penelantaran jemaah UPG 14. Menurutnya, rombongan jemaah UPG 14 asal Kabupaten Luwu Utara tidak telantar, hanya dipindahkan ke hotel yang lebih strategis.

Bacaan Lainnya

Potongan video yang viral, kata Ali Machzumi, adalah suasana saat proses pemindahan jemaah dari hotel asal ke hotel berikutnya. 

“Sebenarnya ini masalah sudah selesai. Di awal hanya ada miss komunikasi. Pihak majmuah memindahkan jemaah ke hotel yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi,” jelas Ali Machzumi di Madinah, Kamis (8/6/2023).

“Jadi mereka dipindahkan ke hotel yang lebih dekat dengan masjid Nabawi. Sama sekali bukan ditelantarkan. Jemaah haji asal Kabupaten Luwu Utara sekarang sudah berada di hotelnya,” sambungnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Iqbal Ismail. Dia menjelaskan bahwa potongan video yang menyebut jemaah Luwu Utara telantar itu tidak benar.

“Bukan ditelantarkan tetapi dipindahkan ke hotel yang jauh lebih bagus dan dekat dengan Masjid Nabawi. Kemudian teman-teman rombongannya yang lain panik dikira diusir justru diberi hotel yang lebih dekat karena banyak lansia yang di kloter itu,” sebutnya.

Ketua Kloter 14 Luwu Utara, Ahwan melalui rekaman video juga ikut meluruskan informasi yang berkembang. Dia mengatakan hal itu terjadi saat perpindahan hotel yang sebenarnya telah disepakati sebelumnya.

“Jadi pindah hotel ini dilakukan karena agar jemaah lebih dekat dengan Masjid Nabawi. Jarak hotel yang diberikan itu justru berjarak 50 meter saja dari masjid dan ini sangat strategis dan membantu kita, hanya yang terlihat di video itu proses perpindahannya jadi bukan terlantar. Itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.

Jemaah kloter 14 yang awalnya berada di Al Harithia Hotel dipindahkan ke Hotel Front Taiba yang jaraknya lebih dekat dari Masjid Nabawi.

Kloter 14 UPG asal Kabupaten Lutra masuk asrama haji, Jumat (2/62023) Pukul 15.00 Wita bersama jemaah dari Luwu Raya lainnya yakni Kabupaten Luwu Timur.

Jemaah Lutra sebanyak 230 orang, 26 orang diantaranya lansia. Sedangkan Lutim 158 orang, lansia sebanyak 68 orang.

Sebelumnya video jemaah haji  kloter 14  asal Luwu Utara dan Luwu Timur mengaku diusir dari hotel dan terlantar viral di media sosial. Kementerian Agama Sulawesi Selatan menyatakan bahwa jemaah tidak diusir, melainkan dipindahkan.

Dalam video terlihat seorang jemaah haji pria meminta tolong kepada Pemerintah Provinsi Sulsel untuk memperhatikan jemaah haji kloter 14. Pria tersebut dalam video mengaku jemaah haji asal Lutra dan Lutim terlantar di Arab Saudi.

Minta tolong Pak kami dari Luwu Utara, kloter 14. Jadi tolong dari pihak Provinsi Sulsel untuk secepatnya memperhatikan jemaah haji kloter 14 dari Lutra dan Lutim sekarang terlantar di Arab Saudi,” ujarnya seperti dalam video.

Perekam video juga menunjukkan bahwa koper jemaah haji Kloter 14 menumpuk di halaman Al Harithia Hotel. Perekam video yang seorang perempuan juga mengungkapkan jemaah haji kloter 14 kebingungan karena diusir dari Al Harithia Hotel.

“Kopernya bertumpuk. Jemaah bingung semua. Ini sudah diusir semua keluar. Tolong diperhatikan ini pemerintah, tolong kami jemaah,” ungkapnya. (rls)