Embarkasi Makassar Sudah Berangkatkan 938 Jemaah Lansia, 157 Orang di Kloter 10

Embarkasi Makassar Sudah Berangkatkan 938 Jemaah Lansia, 157 Orang di Kloter 10

Makassar, Upeks– Jemaah Haji yang sudah diberangkatkan di Embarkasi Makassar (UPG) hingga kloter 10 sudah 3.919 jemaah, 938 orang diantaranya masuk kategori jemaah lansia.

Dari pemberangkatan jemaah Embarkasi Makassar yang ditandatangani Sekretaris Panitia Penyelenggara Haji (PPIH) H Ali Yafid, Selasa (20/5/2023), didominasi wanita 2.365 orang sisanya jemaah pria 1.554 orang. 

Bacaan Lainnya

Untuk usia lansia tertua 102 Imumma Lamessa Baco dari Kloter 4 asal Kota Parepare. Sedangkan kloter terbanyak memberangkatkan jemaah lansia kloter 10 asal Provinsi Maluku Utara yakni 157 orang.

Secara nasional 2023 ini sebanyak 67 ribu dari total 210 ribu jemaah haji Indonesia adalah Lansia.

Kepala Bidang Lansia dan Disabilitas PPIH Arab Saudi, M Slamet menyebut bahwa tren kenaikan jumlah jemaah haji Lansia terjadi dalam kurun waktu 2014 sampai 2023. Ini terjadi lantaran masa tunggu jemaah haji di tanah air yang paling cepat 15 tahun dan terlama 45 tahun.

Ada tiga hal yang menyebabkan jumlah jemaah haji Lansia tahun ini mencapai 67 ribu orang atau sekitar 20 – 30 persen dari jumlah total jemaah haji Indonesia. 

“Pertama, berasal dari jemaah yang tidak bisa berangkat pada tahun 2022 lalu. Kedua, tambahan kuota 5 persen untuk jemaah haji Lansia tahun ini. Ketiga adalah berasal dari jemaah Lansia yang memang harus berangkat tahun ini,” ungkapnya belum lama ini.

 

Operasional penyelenggaraan ibadah haji segera memasuki tahap kedatangan jemaah haji di Makkah Al-Mukarramah. Jemaah haji Indonesia yang berada di Madinah sejak 24 Mei 2023, secara bertahap akan diberangkatkan ke Kota Kelahiran Nabi.

 

Dalam jemaah lansia selama proses pemberangkatan H Ali Yafid, menyebutkan ada petugas khusus. Sebanyak 9 orang bertugas pada bagian Seksi Layanan Lansia Asrama, tepatnya di kedatangan jemaah. Sedangkan 7 orang lainnya bertugas di Seksi Layanan Lansia Bandara tugas melayani kebutuhan jemaah lansia bagian keberangkatan.

 

“Pelayanan yang kami berikan memberikan prioritas kepada lansia. Saat berada di asrama. Demikian saat pemberangkatan didahulukan mendapatkan paspor,” ungkapnya

 

Sementara Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Khalilurrahman mengatakan, petugas haji Indonesia sudah siap menyambut kehadiran jemaah haji. 

 

“Berbagai fasilitas ramah lansia dan juga stiker-stiker imbauan untuk prioritas lansia dan disabilitas juga sudah dipasang. Insya Allah tinggal menunggu jemaah tiba,” ujarnya, Rabu (31/5/2023).

 

Beberapa fasilitas pendukung bagi lansia dan disabilitas juga sudah dicek kesiapaannya, seperti kursi tambahan di bawah shower dan handrail (pegangan tangan) di kamar mandi. Bahkan, di beberapa hotel disiapkan juga tombol dan lampu darurat untuk para disabilitas dan lansia.

“Di hotel jemaah ada dispenser, ruang cuci dan jemur sehingga mereka dapat melakukan aktivitas layaknya di rumah sendiri,” terangnya. (*)