Yasir Machmud Monitoring Pelatihan Atlet Dansa Pra PON 2023

Yasir Machmud Monitoring Pelatihan Atlet Dansa Pra PON 2023

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Sebagai langkah awal peningkatan prestasi atlet Sulsel menghadapi Pra PON pada Agustus 2023, Ketua KONI Sulsel Yasir Machmud melakukan monitoring tempat latihan atlet setiap cabang olahraga (cabor).

Yasir memulai kunjungannya di pusat latihan atlet Kempo Sulawesi Selatan pada Jumat malam (17/03/2023). Dalam kunjungan tersebut, Yasir Machmud didampingi oleh beberapa pengurus KONI Sulsel, termasuk Mujiburrahman (Sekum KONI), H. Herman Hading (Waketum I), Prof DR. Wasir Thalib (Waketum III), dan Andi Anwar (Wabendum II).

Bacaan Lainnya

Sabtu (18/03/2023) siang, Yasir melanjutkan kunjungannya ke tempat latihan atlet Ikatan Olahraga Dansaport Indonesia (IODI) Sulawesi Selatan di Jalan Dr Sam Ratulangi, Makassar. Kali ini, Yasir didampingi Sekretaris Umum KONI Sulsel Mujiburrahman dan Wakil Ketua Umum I H. Herman Hading.

Yasir Machmud menegaskan, pemantauan atau monitoring tersebut sangat penting agar cabor mempersiapkan atletnya dengan baik. Sehingga, nantinya atlet benar-benar siap, baik segi fisik dan mental dalam menghadapi Pra PON nanti.

Untuk itu, Yasir yang juga Direktur PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) berharap seluruh atlet Dansa Sport lebih memaksimalkan lagi dalam latihan. Meski selama bulan Ramadan.

“Semoga di sisa waktu empat bulan latihannya bisa lebih maksimal lagi. Kami di KONI Sulsel akan mensupport. Nanti Ketua IODI tinggal komunikasi saja dengan KONI terkait apa saja kebutuhannya,” sebut Yasir.

Yasir juga menyampaikan pesan dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, bahwa atlet yang berprestasi akan mendapatkan penghargaan dan hadiah.

“Pesan gubernur nanti akan mendapat bonus bagi yang berprestasi. Makanya, harapan saya, atlet yang dibawa ke Pra PON dan PON akan membawa nama harum Sulsel,” sambungnya.

Sekretaris Umum KONI Sulsel, Mujiburrhaman menambahkan bahwa apa yang disampaikan Ketua KONI Sulsel adalah harapan dalam meningkatkan prestasi atlet-atlet Sulsel.

“Semangat terus berlatih. Jangan pernah berharap dengan latihan saja sudah bisa berprestasi. Harus dibarengi dengan doa yang juga maksimal,” katanya.

“Jadikan latihan ini seperti beribadah yang wajib terus dilakukan,” sambung Muji–sapaan akrab Mujiburrahman.

Terkait kebutuhan atlet, Mujiburrahman menuturkan Yasir Machmud selaku Ketua KONI Sulsel sudah menyampaikan. “Sejauh ini memang kita belum punya anggaran, tapi dalam beberapa bulan kedepan, itu sudah tersedia. Tetap saja fokus latihan,” katanya.

Ketua Ikatan Olahraga Dansaport Indonesia (IODI) Sulawesi Selatan, Cynthia Lousiana Cicilia memastikan seluruh atlet Dansa Sport terus melakukan latihan. Kalau pun masih ada yang kurang, itu karena ada koreo baru.

“Kan masih ada waktu. Jadi kalau ada kekurangan misalnya di part-part tertentu mereka akan ubah koreonya agar lebih bagus, lebih terupdate, lebih kekinian, makanya memang kurang sinkron. Tinggal waktu saja,” jelas Chyntia.

Chyntia pun melihat kedatangan Yasir Machmud bersama pengurus KONI Sulsel menambah semangat para atletnya. “Mereka (atlet) tentu sangat senang dengan kunjungan ini. Mereka merasa ada perhatian, apalagi kan baru ketemu dengan Ketua KONI,” terangnya.

Meski begitu, Chyntia berharap KONI Sulsel tetap memberikan perhatian. Apalagi, IODI ini adalah salah satu cabang olahraga prioritas KONI dalam meraih medali di seluruh event.

“Jadi harapan kami bisa lebih diperhatikan, terutama di tempat latihan dan perlengkapan. Karena sebenarnya tempat latihan kami saat ini jauh di bawah standart. Ini juga masih swadaya. Masih sewa,” katanya.

Soal target di Pra PON, Chyantia memastikan bisa meraih medali. Meski belum ingin mematok berapa banyak medali. “Tapi, pastinya dengan dukungan KONI, Dansa Sport akan memberikan hasil yang maksimal di Pra PON nanti,” tutupnya. (#)