Sarana Manasik Haji Termegah di Indonesia Timur Segera Diresmikan, Ini Harapan Khaeroni

Sarana Manasik Haji Termegah di Indonesia Timur Segera Diresmikan, Ini Harapan Khaeroni

Makassar, Upeks–Asrama Haji Sudiang Makassar adalah salah satu asrama haji di Indonesia yang diberi kepercayaan oleh Kementerian Agama sebagai tempat pemberangkatan (embarkasi) dan pemulangan (debarkasi) jemaah haji, khususnya jemaah haji dari 8 provinsi di kawasan timur Indonesia.

Mengingat begitu besarnya jumlah jemaah yang diberangkatkan ke tanah suci setiap tahun melalui embarkasi Makassar, maka dipandang perlu untuk membangun sejumlah fasilitas pendukung di asrama haji Sudiang Makassar ini, salah satunya adalah Sarana Manasik Haji.

Bacaan Lainnya

Melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2022, Sarana Manasik Haji ini kemudian dibangun didalam kawasan asram haji Sudiang Makassar dengan dilengkapi miniatur Kabah berukuran separuh dari Kabah asli di Tanah Suci. Ada juga tempat Sai yang menyerupai bukit Sofa-Marwah dan juga tempat melempar jumroh, Jamarot serta miniatur Arafah termpat wukuf.

Fasilitas manasik haji  di Asrama Haji Makassar ini diklaim sebagai sarana manasik haji termegah dan terlengkap yang pernah dibangun di kawasan timur Indonesia dan rencananya akan diresmikan pemakaiannya pada bulan Februari tahun ini.

Rencana peresmian Sarana Manasik Haji ini terungkap ketika Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni menerima audiensi Kepala UPT Asrama Haji Makassar Zulkifli Hijaz beserta jajaran di ruangan kerjanya, Kamis 19 Januari 2023.

Dikatakan Zulkifli Hijaz, sarana manasik haji yang dibangun di asrama haji Makassar dikengkapi dengan sarana pameran bagi pelak UMKM, dengan harapan dapat membantu para pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Sarana Manasik Haji Termegah di Indonesia Timur Segera Diresmikan, Ini Harapan Khaeroni

Lanjut disampaikan Zulkifli, bahwa dia akan ke Kantor Kemenag Pusat Jakarta untuk melakukan audiensi dan mengundang salah satu pejabat pada Setjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk meresmikan sarana manasik haji ini yang proses pengerjaannya berlangsung selama 150 hari kerja ini.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni mengharapkan agar fasilitas manasik haji ini tidak hanya dipergunakan pada saat musim haji, namun juga dapat menjadi tempat eduwisata bagi muris PAUD.

Mengenai rencana peresmian bangunan ini, Khaeroni meminta agar siswa TK/PAUD turut dilibatkan, yaitu menghadirkan 1000 murid PAUD dan TK untuk melakukan manasik haji secara serentak sebagai bagian dari rundown acara peresmian.

“Saya usulkan murid-murid PAUD dah TK turut.dilibatkan pada acara peresmian nanti, dan saya akan membantu menghadirkan 1000 murid.di Asrama Haji Makassar,” pungkasnya. (rls)