Last Child Akan Tampil di Konser Emotional Fest Makassar

Last Child Akan Tampil di Konser Emotional Fest Makassar

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Sebelumnya sukses digelar di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Mindset Organizer akan kembali menggelar konser musik Emotional Fest 2023 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Emotional Fest 2023 di Makassar akan berlangsung di Parkiran Mall Phinisi Point. Konser musik ini akan berlangsung selama dua hari, 24 hingga 25 Februari 2023.

Bacaan Lainnya

Founder Mindset Organizer, Muh Eka Pracandra mengatakan, untuk penjualan tiket, Mindset Organizer bekerjasama dengan Milisi sebagai penyelenggara telah membuka penjualan sejak 18 sampai 31 Desember 2022 untuk end year sale.

“Hasilnya, ada ribuan tiket yang sudah terjual. Kami punya promo event akhir tahun dan banyak yang beli. Ada juga yang pertama kali nonton konser dan kebetulan kami memang memberikan harga yang sangat terjangkau,” ujar Chandra sapaan akrabnya saat jumpa pers di Cafe Atap Hijau, Sabtu (31/12/2022).

Untuk harga tiketnya, promo End Year Sale mulai 18 hingga 31 Desember dengan harga Rp100.000. Kemudian, untuk Presale 1 nanti di Januari 2023 dengan harga Rp150.000.

“Pembelian tiketnya kami ada offline dan online, untuk offline bisa langsung datang ke Mecnesia Hertasning dan Cafe Atap Hijau Jl Beruang. Sedangkan, untuk online bisa langsung cek www.eventfold.com,” ucap Chandra.

Kata Chandra, Emotional Fest 2023 hadir untuk memberikan pengalaman konser musik terbaik kepada masyakarat Makassar. Sama saat gelaran tersebut berlangsung di Kota Palu.

“Kita mau memberikan experience yang baru dalam menonton konser. Seperti kita atur suasananya lebih nyaman untuk penonton,” tambah Candra.

Emotional Fest 2023 di Makassar akan menghadirkan banyak band dan penyanyi solo. Beberapa line up itu di antaranya Last Child, Onadio Leonardo, Remember of Today, Bonic, Enau, dan Remember of Today.

Sementara itu, Founder Milisi, Andi Muhammad Ikhlas menyambut baik kolaborasi ini. Ia juga menginginkan Emotional Fest 2023 menjadi konser yang nyaman dan dinikmati oleh penonton.

“Intinya semua festival harus memberikan efek bagi penonton. Mudah-mudahan Emotional Fest, kita akan tertibkan semua, tidak ada lagi keluhan masalah hospitality dan talentnya amburadul. Karena masalahnya kita ambil uang orang,” tutup Iko MD sapaan akrabnya. (Mit)