Tim Kemanusiaan IKA UNHAS dan AAS Foundation Bagi 17 Ribu Paket Bantuan Kepada Korban Banjir di Makassar

Tim Kemanusiaan IKA UNHAS dan AAS Foundation Bagi 17 Ribu Paket Bantuan Kepada Korban Banjir di Makassar

 

MAKASSAR, Upeks.co.id — Hujan deras yang melanda Sulsel khususnya Kota Makassar, menyebabkan beberapa titik mengalami kebanjiran.

Bacaan Lainnya

Tim Kemanusiaan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) dan AAS Foundation pun tergerak.

Mereka bergerak ke titik pengungsian korban banjir di Makassar.

Tim yang dipimpin Sekretaris Jenderal Yusran Jusuf membagikan 17 ribu pcs paket, star dari Sekretariat IKA UNHAS, AAS Building, Jumat, 30 Desember 2022 siang.

Tim Kemanusiaan IKA UNHAS berkolaborasi AAS Foundation menuju ke lokasi pengungsian untuk mengurangi beban para korban banjir dengan memberi bantuan berupa logistik dan keperluan pokok lainnya.

Para pengurus IKA UNHAS dan AAS Fooundation mengawali penyaluran bantuan di lokasi pengungsian yang berada di Masjid Raya Baruga, Antang. Di tempat ini terdapat sekira 135 pengungsi dari Kampung Baru yang terdiri ibu-ibu dan anak-anak.

‘’Kami dari IKA UNHAS dan AAS Foundation turut prihatin dan berbagi untuk membantu saudara-sudara yang terdampak banjir,’’ kata Sekjen Yusran saat memberi bantuan di Masjid Raya Baruga. Ia juga menyampaikan salam dari Ketua Umum IKA UNHAS, Andi Amran Sulaiman.

Setelah mengunjungi pengungsi di Masjid Raya Baruga, tim yang berjumlah sekira 15 orang lalu menuju ke pengungsi yang ditampung di madrasah Al Bashirah, Nipa-nipa, Antang. Di lokasi ini jumlah pengungsi 116 orang yang berasal dari kompleks perumahan Ikhwah, milik Wahdah. Sudah enam hari madrasah Al Bashirah ditempati pengungsi.

Di setiap lokasi pemberian bantuan, para pengunsi atau pengurus yang mendampinginya terlihat antusias menerima tim dan berterimakasih atas bantuan.

‘’Kami memang sangat membutuhkan bantuan makanan instan dan lainnya,’’ kata Haba Dg Bali Ketua RT 6, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.

Jumlah warga yang terdampak banjir di lokasi ini sekira 250 orang. Ada yang tinggal di rumah dan harus didatangi oleh petugas karena air mencapai 1,5 meter. Sebagian lagi mengungsi ke rumah keluarga.

Menurut Haba, warga Kassi, Kelurahan Tamangapa, sudah tujuh hari ini merasakan dampak hujan dan badai yang belakangan ini melanda Sulsel, khususnya Makassar.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sulsel dua pekan terakhir dan diprediksi terjadi awal tahun. Jumlah warga yang terdampak makin meluas, termasuk di Maros, Malino, Parepare dan daerah lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Umum IKA UNHAS Andi Amran Sulaiman merespon dengan menurunkan tim kemanusiaan. kolaborasi IKA UNHAS dan AAS Foundation.

Tim tetap semangat meski kuyup diguyur hujan. –FOTO: KABARIKA–

Sebanyak lebih dari 17 ribu pcs paket bantuan didistrubusikan IKA UNHAS dan AAS Foundation ke seluruh titik terdampak bencana banjir dan longsor.
“Kami turut berduka cita atas bencana yang menimpa sejumlah daerah di Sulsel. Tim kemanusiaan AAS Foundation dan IKA UNHAS hari ini bergerak mendistribusikan bantuan yang sudah kami siapkan,” tutur Andi Amran saat ditemui wartawan di AAS Building, Makassar, Jumat (30/12/2022).

Owner Tiran Group ini menyebut lebih dari 17 ribu pcs paket bantuan kemanusiaan masing-masing berisi bahan makanan, perlengkapan bayi, kebutuhan pokok, dan lain sebagainya.

“Hari ini juga tim kami langsung terjun ke lapangan. Besok dan hari-hari selanjutnya. Semua paket harus terbagi rata, tepat sasaran ke saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarnya.

Menteri Pertanian Kabinet Kerja periode 2014 – 2019 itu berharap dengan bantuan kemanusiaan tersebut, dapat meringankan beban dan kesulitan masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan tanggung jawab bagi kami untuk sesama. Semoga dapat meringankan beban para korban. Kami tentu juga berharap, cuaca ekstrim seperti ini cepat mereda,” katanya.(rls)