SOROWAKO, UPEKS.co.id— PT Vale Indonesia Tbk mengundang jurnalis melihat langsung sistem operasional dan sejumlah program perusahaan melalui gelaran media visit yang terselenggara sejak Jumat hingga Rabu (16-21/12/202).
Dalam kegiatan ramah tamah, Abu Ashar selaku Chief Operating Officer (COO) PT Vale menjelaskan pada awak media mengenai praktik pertambangan berkelanjutan di perusahaan tersebut. Sebagai gambaran jika PT Vale kini menyempurnakan diri menjadi perusahaan tambang berwawasan lingkungan. Hal inilah yang akan disaksikan langsung oleh para jurnalis dalam beberapa hari ke depan.
Salah satu penerapan pertambangan ramah lingkungan dari PT Vale, kata Abu Ashar, adalah dibangunnya 3 pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebagai penyuplai energi untuk berjalannya operasi perusahaan.
Kehadiran PLTA sebagai penunjang operasi PT Vale diharap dapat mengurangi emisi karbon yang selama ini dianggap berbahaya bagi lingkungan.
“Itu semua disupport dan mendukung listrik kami di pabrik. Kebutuhan pabrik banyak, tapi PLTA kami ada tiga. Kami yakin penerapan PLTA dapat mengurangi satu juta emisi karbon,” ujarnya.
Lebih lanjut Abu Ashar mengatakan, kedepan ada banyak lagi inovasi PT Vale di bidang teknologi pertambangan yang rendah karbon, sebagai wujud penerapan pertambangan berjelanjutan. Seperti rencana pengadaan truk elektrik yang saat ini sedang dalam pengujian. Juga menyiapkan implementasi teknologi hidrogen.
“Target kita tahun 2033 emisi karbon mencapai 33 persen, dan berkomitmen di tahun 2050 untuk mewujudkan zero net karbon. Tidak mudah untuk menuju ke sana, namun dari waktu ke waktu PT Vale mulai menyiapkan diri ke sana,” ujarnya. (jir)

