Praktek Lapangan Mahasiswa, PMI Lakukan Simulasi Bencana Gempa Bersama Poltekkes Kemenkes

  • Whatsapp
Praktek Lapangan Mahasiswa, PMI Lakukan Simulasi Bencana Gempa Bersama Poltekkes Kemenkes

Makassar,Upeks.co.id— Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar dan PPNI Komisariat Poltekkes Kemenkes Makassar melaksanakan kegiatan simulasi praktek klinik keperawatan manajemen bencana (tahap prabencana, tanggap darurat dan pasca bencana gempa).

Simulasi ini dilakukan sebagai lanjutan praktek lapangan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar yang melakukan magang selama dua pekan di PMI Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran kampus Poltekkes Kemenkes Makassar, Jl Emmy Saelan, Kecamatan Rappocini, Sabtu 17 Desember 2022.

Tujuan dilaksanakan simulasi ini agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan pada kondisi pra bencana, saat bencana dan pasca bencana gempa.

Hadir dalam simulasi ini, Ketua PMI Makassar DR Syamsu Rizal MI, Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Makassar Dr. Siti Nurul Fajriah, M.Kes beserta jajaran Poltekkes lainnya, dan juga Wakil Ketua PMI Bidang Kerjasama dan Jejaring Syahrir Sanusi.

Wakil Direktur 1 Poltekkes Kemenkes Makassar Dr. Siti Nurul Fajriah, M.Kes, mengatakan kegiatan ini bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk menambah ilmu dan kompetensi lulusan di Poltekkes Kemenkes Makassar.

“Dengan adanya praktek praktek klinik keperawatan manajemen bencana ini tentu saja akan menambah nilai jual yang cukup tinggi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar,” katanya.

“Dari informasi beberapa perusahaan itu memberikan persyaratan salah satunya itu KTA tenaga suka rela (TSR) dan itu menjadi nilai plus. Mudah mudahan ini memberikan nilai tambah tersendiri untuk lulusan Poltekkes Kemenkes Makassar, sehingga nantinya lebih mudah mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Makassar, Nur Salam mengatakan, kegiatan ini disimulasikan terjadinya gempa di suatu tempat dan itu menyebabkan banyak korban luka luka.

Akibat terjadinya bencana tersebut, tim langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat bencana terhadap korban.

”Jadi ketika terjadi bencana mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan dan disiapkan sebelum dan pada saat dilokasi bencana sampai selesai laporan,” tuturnya.

“Yang terpenting ada gambaran kepada mereka bahwa penanganan darurat bencana itu sangat kompleks dan antara satu layanan dengan layanan yang lain saling berkaitan, dan kita bisa membantu jika kita memiliki pengetahuan dan kompetensi di bidang tersebut,” pungkas Nur Salam, yang bertindak sebagai pengendali simulasi ini.

Selain itu, ia berharap melalui kegiatan simulasi ini dapat berkontribusi dalam mendukung program pembelajaran penanganan darurat dalam situasi kebencanaan bagi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar. (***)