PNUP Siap Hadapi Tantangan Masa Depan, Dalam 2 Tahun Prasarana Tumbuh 200%

PNUP Siap Hadapi Tantangan Masa Depan, Dalam 2 Tahun Prasarana Tumbuh 200%

Makassar, Upeks–Politeknik negeri Ujung Pandang (PNUP) telah melakukan berbagai pembenahan dalam meningkatkan kualitas. Pembenahan itu meliputi peningkatan fasilitas sarana dan prasarana maupunerta pengembangan SDM. Hal itu terlihat dari peningkatan Angka partisipasi Kasar (APK) hingga dua kali lipat.

Hal itu diungkapkan Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Prof Ir Muhammad Anshar MSi PhD dalam sambutannya pada wisuda ke-36, Sabtu (27/8/2022).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, menghadapi tantangan masa depan,PNUP telah berbenah. Pihaknya telah menerapkan manajemen akreditasi institusi dan penguatan mutu internal. Hal itu terus dilakukan.

PNUP Siap Hadapi Tantangan Masa Depan, Dalam 2 Tahun Prasarana Tumbuh 200%

“Walaupun hasilnya belum maksimal sesuai yang diharapkan namuntelah berhasil dalam pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan berubahnya status PNUP dari Satker ke PTNBLU maka pihaknya harus mempersiapkan diri untuk berlari kencang membangun kapasitas PNUP dalam penyediaan fasilitas sarana dan prasarana, pengembangan kualitas SDM baik dosen teknik maupun kemampuan mahasiswa hard skill maupun soft skill.

Dalam dua tahun ini, peningkatan sarana dan prasarana mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, yakni dua kali lipat dibanding 2019 lalu.

“Pada 2019 APK PNUP sebesar 1.200 mahasiswa dengan jumlah mahasiswa mencapai 3000 orang dan mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana pada 2022 APK menjadi 2.500 dengan jumlah mahasiswa mencapai 6.000 orang,” tambahnya.

PNUP Siap Hadapi Tantangan Masa Depan, Dalam 2 Tahun Prasarana Tumbuh 200%

Selain itu pihaknya juga tentumya melakukan pembinaan peningkatan kualitas dosen. “Setiap tahun kita melakukan penerimaan dosen, dimana dosen kita saat ini sudah mencapai 317 dosen, 8 orang profesor atau sebanyak 2,2% dan 21% doktor,” tambahnya.

Selain itu Anshar juga mengatakan pihaknya telah melepas tujuh mahasiswa PNUP yang berhasil diterima kuliah di luar negeri melalui program Indonesian International Vocational Student Mobility Awards (IISMAVO) 2022.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh kementerian pendidikan kebudayaan, riset dan teknologi ini melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Vokasi) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Tujuh mahasiswa akan mendapatkan bea siswa dan berhak mengikuti magang selama enam bulan di luar negeri seperti di UK, USA, Germany, Korsel, dan Taiwan.

IISMOVA merupakan program merdeka belajar yang ditujukan untuk mahasiswa vokasi jenjang diploma tiga (DIII) dan S1 sarjana terapan/ diploma empat (D4) untuk kampus dan sekolah vokasi negeri dan swasta seluruh Indonesia untuk belajar, magang bahkan bekerja selama enam bulan ke kampus luar negeri.

Wisuda pertama tahun 2022 ini dengan jumlah 524 wisudawan (i) yang terdiri dari jurusan Administrasi Niaga 63 orang, Akuntansi 78 orang, Teknik Elektro 187 orang, Teknik Kimia 52 orang, Teknik Mesin 154 orang, dan jurusan Teknik Sipil 8 orang wisudawan.

“Selanjutnya wisuda kedua akan dilaksanakan Oktober dengan jumlah mahasiswa 900 orang,” ujarnya. (*)