Masuk Raudhah Harus Berizin, Tapi Lebih Nyaman

Masuk Raudhah Harus Berizin, Tapi Lebih Nyaman
Suasana area Raudhah di Masjid Nabawi. Jamaah yang antre masuk Raudhah.

MADINAH, Upeks–Kebijakan Pemerintah Arab Saudi mencabut persyaratan tes PCR-Antigen dan karantina bagi warga asing memberi kabar baik bagi hendak melaksanakan umrah. Meski demikian protokol kesehatan masih menjadi perhatian seperti penggunaan masker dan hand sanitizer.

Pengetatan lain yang dilakukan pemerintah setempat adalah saat peziarah yang hendak mengunjungi Raudhatul Jannah dan area makam Rasulullah.

Bacaan Lainnya
Masuk Raudhah Harus Berizin, Tapi Lebih Nyaman
Hj. Azizyah Usman Malik

Seperti diungkapkan owner Arrabbani Mitra Wisata Hj. Azizyah Usman Malik, dalam aplikasi WhatsApp, Ahad 3 April 2022. Untuk masuk di kedua area tersebut selama pandemi Covid-19 harus ada tasrih (perizinan) muassasah. Selain itu harus terlebih dahulu mendownload aplikasi Eatmarna dan Tawakalna (seperti Pedulilindungi).

“Masuk Raudhah tetap terbuka seperti biasa. Hanya sekarang lebih tertib dan teratur. Sebelum-sebelumnya berlarian, ” ujar Azizyah yang berangkat bersama 45 jamaah konsorsium dari Talenta Tourism dan Randa Haramain.
“Kalau rombongan saya 45 orang jadi langsung masuk semua,” terangnya.

Saat sudah ada jadwal masuk ke area Raudah, yakni setelah Sholat Subuh sampai sebelum Dzuhur dan setelah shalat Isya.

Di pintu masuk area Raudhah, petugas akan meminta surat izin dan apabila tidak mengantongi izin tidak diperkenankan masuk. (rls)