Antisipasi Lonjakan Harga, Diskepang Gelar Pangan Strategis

Antisipasi Lonjakan Harga, Diskepang Gelar Pangan Strategis

ENREKANG,UPEKS.co.idDinas Ketahanan Pangan (Diskepang)  Kabupaten Enrekang menggelar Gerakan Pangan dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKM). Kegiatan ini dilakukan atas  kerjasama antara Kementerian Pertanian RI dengan Dinas Ketahanan pangan Provinsi Sulsel, Dinas Ketahanan pangan Enrekang, Toraja dan Toraja Utara.

 Kegiatan dipusatkan di Anjungan Sungai Mata Allo Kabupaten Enrekang selama 3 hari mulai tanggal 30 Maret hingga tanggal 1 April 2022.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Distribusi dan Ketersediaan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Enrekang, Syafruddin Rahman mengatakan kegiatan ini dilakukan serentak se Sulawesi Selatan dan terbagi enam Zona yaitu Makassar, Bone, Pinrang, Bantaeng, Palopo dan Kabupaten Enrekang.

“Taglinenya adalah bagaimana mengantisipasi kelangkaan pangan strategis ditingkat masyarakat atau konsumen dengan harga yang terjangkau dibawa harga pasar. Gelar pangan bagaimana menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional terutama pada bulan Suci Ramadan,” Kata Syafruddin Rahman.

Pangan strategis yang dimaksud antara lain beras, telur dan sayur mayur. Diakui dalam kegiatan ini tidak ada Minyak goreng yang disiapkan karena Kabupaten Enrekang tidak mendapatkan disebabkan harga yang sangat tinggi dan tidak bisa diisalurkan kemasyarakat dalam harga murah.

Syafruddin Rahman mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan kelapangan stok pangan strategis pada bulan tercukupi.

“Setiap hari kami dari Dinas Ketahanan Pangan itu selalu melakukan survey kelapangan  langsung untuk mengetahui stok dan harga,” ujarnya.

“Pada saat terjadi harga melonjak kita langsung berkoordinasi dengan beberapa Poktan-poktan yang telah mendapat bantuan dari Provinsi maupun dari Pusat bagaimana kita menstabilkan melalui proses dari petani langsung ke konsumen, sehingga jalur distribusi kita pangkas itulah yang membuat harganya berbeda,” Tambah Syafruddin Rahman.

Terlihat antusias masyarakat menyambut kegiatan ini sangat besar. Bahkan kegiatan belum dibukan, masyarakat sudah berdatangan.

Bahkan sementara dibuka, stok yang ada ditempat kegiatan sudah habis setengahnya.

Kegiatan ini menggandeng Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas terkait lainnya. (Sry)