Konser Pasha Timbulkan Kerumunan, Panitia MTQ Minta Maaf

  • Whatsapp
Konser Pasha Timbulkan Kerumunan, Panitia MTQ Minta Maaf

ENREKANG,UPEKS.co.id— Kabag Kesra Setda Enrekang, H Agus Sallangan selaku Panitia pelaksana MTQ ke XXXVIII tingkat Kabupaten Enrekang menegaskan tidak pernah mengundang Mitra Fahkrudin selaku Anggota DPR RI dan Pasha Ungu selaku Ketua Umum DPP BM PAN datang ke Enrekang dalam rangka menghadiri pembukaan MTQ.

Hal ini disampaikan Agus Sallangan kepada Upeks diruang kerjanya, Rabu (2/3/2022). Kabag Kesra mengatakan sebelum datang ke Enrekang Mitra maupun Pasha tidak pernah menjalin hubungan komunikasi baik secara tertulis maupun secara lisan dengan panitia MTQ.

Bacaan Lainnya

“Panitia pelaksana itu kegiatannya sangat terkontrol, disemua titik kita terapkan prokes sesuai aturan. Pada saat acara pembukaan MTQ semua peserta duduk ditempat yang sudah disiapkan panitia”. Kata Agus Sallangan.

Namun kerumunan orang tak dapat terbendung saat acara pembukaan MTQ berakhir karena panggung tiba-tiba diamnil alih dan diisi oleh Pasha dan kawan-kawan.

Kedatangan Sigit Purnama Said atau Pasha Ungu dilapangan sepakbola Baraka menjadi polemik. Diduga Pasha datang ke Enrekang sebagai Ketua Umum DPP BM PAN.

Berbagai kalangan menyayangkan acara MTQ yang seharusnya di isi dengan ceramah dan lagu-lagu Religi justru di isi oleh Band Ungu yang justru mengundang kerumunan warga hingga tak lagi mengindahkan protokol kesehatan sementara Enrekang berasa pada level 2 Covid-19.

Apalagi jika kedatangan Pasha dikaitkan dengan kedudukannya sebagai Ketua Umum DPP BM PAN, itu artinya kegiatan MTQ ke XXXVIII di Enrekang diwarnai Politik.

Sementara itu, Panitiapun tak mengetahui jika Pasha Ungu ternyata adalah Ketua Umum DPP BM PAN, sehingga Kabag Kesra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Untuk itu mewakili teman-teman panitia saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan seluruh pihak yang merasa tidak nyaman atas kegiatan ini. Kedatangan Pasha Ungu itu diluar kuasa kami”. Ujar Kabag Kesra.

” Kami hanya mampu mengendalikan panitia dan 435 peserta penuh ditambah  393 official dari 12 Kecamatan itu yang kami kontrol termasuk tempat-tempat kegiatan kami atur dengan penerapan prokes”. Pungkasnya. (Sry)