Orang Tua Atlet ASSC Geram dengan Kepengurusan PRSI Bantaeng

  • Whatsapp
Orang Tua Atlet ASSC Geram dengan Kepengurusan PRSI Bantaeng

BANTAENG,UPEKS.co.id— Kepengurusan Perenang Seluruh Indonesia Bantaeng (PRSI) kini menuai sorotan dari berbagai kalangan terutama dari orang tua atlet Ayra’s Swimming Club (ASSC), Selasa 1 Februari 2022.

Pasalnya ada beberapa kejanggalan ditemukan di lapangan yang kini menjadi sorotan seperti  tidak diadakannya seleksi terhadap para atlet renang sebelum diberangkatkan ke kejuaraan pra-porprov yang digelar di Kolam Renang A. Mattalatta Makassar beberapa bulan lalu.

Bacaan Lainnya

Fakta lain ditemukan bahwa keberpihakan sekretaris PRSI, yakni Rapiq yang juga diketahui sebagai Guru olahraga SD Inpres tala tala ini kepada club yang sama sekali tidak aktif latihan persiapan renang memicu konflik sosial bersifat sensitif terhadap warga Eremerasa karena ini jelas melanggar aturan kepengurusan lembaga olahraga.

Sebelumnya juga di ketahui bahwa ketika tim monitoring dari KONI turun ke PRSI yang di monitoring hanya satu club saja sementara KONI tahu bahwa ada club lain yang aktif latihan yakni club renang ASSC dan PRSI sama sekali tidak melirik ASSC setelah tim monev Koni berkunjung ke PRSI.

“Yang di lakukan PRSI Bantaeng lantaran ASSC (Ayra’s Swimming Club) mereka yakini bukan bagian dari PRSI Bantaeng dan belum terdaftar di PRSI Bantaeng dan tidak berhak ikut membela Bantaeng,” Pungkas mantan ketua KONI Bantaeng, Andi Arung.

Atlet ASSC Bantaeng dengan semangat militannya mengembangkan daun-daun muda yang berpotensi menjadi atlet maka tidak ada salahnya menerima pinangan dari daerah lain untuk mengikuti kejuaraan Pra-porprov di Sinjai mendatang.

Namun lagi-lagi sekretaris PRSI yakni Rapi’ melakukan pencekalan secara Brutal terhadap atlet ASSC yakni menekan PRSI daerah lain untuk mencoret atlet ASSC dengan mengakui bahwa ASSC berada dalam naungan PRSI Bantaeng.tanpa menunjukkan bukti dokumen.

Padahal pihak ASSC memiliki bukti secara fisik dan video berbentuk dokumen bahwa PRSI Bantaeng tidak sama sekali mengakui club ASSC ini terjadi ketika pemilihan atlet renang dilakukan secara tunjuk-menunjuk dengan atlet yang terindikasi jalan model dan itu jelas membuat geram beberapa orang tua atlet ASSC kepada pihak Rapi’ Sekretaris PRSI, H. Basri sebagai Penasehat Renang Bantaeng, Bella sebagai perwakilan KONI Bantaeng dan mantan ketua koni yakni Andi Arung, mereka walkout dari forum yang mereka sebagai ajang seleksi.

Informasi sepihak di terima mentah-mentah oleh KONI hingga akhirnya KONI lepas tangan dari permasalahan ini.

Belum lagi ketua PRSI Bantaeng Aji subhan dengan tegas menyatakan telah mengundurkan diri dari PRSI Bantaeng per 1 januari 2022 ini membuktikan ada yang janggal dari kepengurusan PRSI Bantaeng.

“Dengan banyaknya pelanggaran yang di lakukan Pengurus PRSI Kabupaten Bantaeng dengan memanfaatkan wewenangnya maka kami sebagai orang tua atlet ASSC Bantaeng  meminta kepada Bapak Bupati Bantaeng untuk membekukan kepengurusan PRSI Bantaeng yang dengan jelas menghalangi peningkatan SDM Kabupaten Bantaeng sebagai bagian dari visi misi Bapak Bupati Bantaeng,” Ungkap salah satu orang tua atlet ASSC, Rabu (2/2).

Diketahui pula orang tua atlet yang mayoritas warga eremerasa sudah tersulut emosi untuk ingin melakukan tindakan secara terbuka ,namun sejauh ini masih berhasil di redam oleh pelatih ASSC.

“Kami berharap bahwa Bupati Bantaeng memberikan kami penyelesaian yang bijaksana,jika perlu pertemukan kami orang tua, pelatih ASSC dengan sekretaris PRSI Bantaeng di satu forum agar kami bisa mendapatkan alasan dari tindakan penyalahgunaan wewenang yang di lakukan  pengurus PRSI.karena selama ini tidak ada satupun lembaga yang sesuai dengan tupoksinya yang mau mempertemukan pelatih ASSC dengan Rapi’ untuk membicarakan hal ini secara terbuka,” Ungkap org tua atlet assc.

“Ini jelas bahwa PRSI Bantaeng tidak sehat secara arganisasi.kami sangat menyayangkan tindakan pencekalan ini,untuk itu kami minta dengan terbuka kepada Bapak Bupati tindak tegas mereka yang menghalangi dan tidak memberikan ruang serta kesempatan warga Bantaeng untuk berprestasi,” ungkap org tua assc lainnya. (Irwan Patra)