Polres Parepare ‘Gulung’ Pemilik Kafe Ballo Serta Pengunjung

  • Whatsapp
Polres Parepare 'Gulung' Pemilik Kafe Ballo Serta Pengunjung

PAREPARE,UPEKS.co.idPolres Parepare beserta jajaran, didampingi camat dan lurah, berhasil menyita ratusan liter miras tradisional jenis ballo dari Kafe Jawi-jawi, berada di  Jalan Lasangga, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, dini hari tadi, Jumat (7/1/2022).

Puluhan liter ballo diamankan tersebut dari hasil Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Sebagai langkah antisipasi untuk menekan dan mengantisipasi timbulnya tindak kejahatan, yang disebabkan pengaruh minuman keras. Tak hanya itu, juga akan berdampak negatif kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, melalui Kasubag Dal Ops, AKP Burhanuddin, mengatakan, langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima aduan masyarakat bahwa kafe tersebut meresahkan warga sekitar.

“Berdasarkan laporan masyarakat bahwa adanya pesta miras di sebuah kafe yang terletak di Jawi-Jawi, Kecamatan Bacukiki. Kami bersama pemerintah setempat menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan puluhan liter ballo,” ungkap pria memiliki karakter tegas dan disiplin itu.

Tak hanya sampai disini saja lanjut Burhanuddin, pihaknya akan terus gencar melakukan Operasi Penyakit Masyarakat, sehingga terciptanya situasi kondusif ditengah masyarakat.

“Puluhan liter ballo yang kami amankan, termasuk pemilik kafe serta 13 orang pengunjung. Mereka kita bawa ke Mako Polres Parepare untuk dilakukan Pembinaan dan dibuatkan perjanjian sehingga tidak mengulangi perbuatannya kembali,” tegasnya.

“Karena minuman keras merupakan salah satu sumber penyebab terjadinya tindak pidana maupun tindakan yang dapat menyebabkan masyarakat merasa tidak aman,” tukas Burhanuddin. 

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe pernah mengeluarkan peringatan keras kepada camat dan lurah untuk mengawasi peredaran minuman keras (miras), seperti ballo di wilayah kerjanya. Agar lurah sebagai wali kota kecil dapat memperketat pengawasan peredaran miras di lingkungan masyarakatnya. 

Bahkan Wali Kota Parepare dua periode ini tak segan untuk mencopot jabatan lurah jika ada transaksi miras di wilayah kerjanya. Taufan Pawe menjelaskan bahwa Perda Baca Tulis Alquran dan Perda Pesantren seyogianya mengintegrasikan larangan transaksi miras di Parepare. Mengingat identitas Parepare sebagai Kota Santri dan Ulama. (Andi Ukki)