MAKASSAR, UPEKS— Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Makassar melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2026-2027 dengan mengusung tema utama “Evaluasi dan Strategi Operasional Madrasah” pada Sabtu (11/07/2026). Agenda strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, menekankan pentingnya keseriusan seluruh peserta dalam mengikuti rapat kerja tahunan ini. Beliau mengajak semua pihak untuk saling berkolaborasi dan berkomitmen penuh terhadap program-program Kementerian Agama.
H. Zulfikah Nur juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran berbagai stakeholder madrasah dan menyoroti dedikasi tinggi mereka dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, beliau membahas rencana strategis, program kurikulum yang akan dilaksanakan, serta pentingnya Evaluasi Diri Madrasah (EDM) demi perbaikan berkelanjutan di masa depan.
“Semua peserta harus bahagia dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Inovasi serta kolaborasi adalah kunci utama untuk mencapai visi madrasah yang berkualitas dan berdaya saing global,” tegas H. Zulfikah Nur.
Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar, H. Muhammad, resmi membuka rangkaian raker MAN 3 Kota Makassar dengan ucapan bismillah dan selamat kepada seluruh jajaran. Memberikan penghormatan tinggi kepada para peserta raker, beliau menekankan pentingnya kepemimpinan yang bertanggung jawab di lembaga pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, H. Muhammad menjabarkan tiga tipe pemimpin dalam dunia kerja yang perlu dipahami seperti Pemimpin yang membangun (builder) artinya Berorientasi pada kemajuan dan inovasi madrasah. Yang kedua ada tipe Pemimpin yang memelihara (maintainer) yang Fokus menjaga stabilitas dan keberlanjutan program dan terkahir Pemimpin yang merusak (destroyer), Tipe yang harus dihindari karena dapat menghambat perkembangan institusi.
Di akhir arahannya, ditegaskan bahwa seorang pemimpin harus memberikan waktu dan perhatian lebih kepada lembaga yang dipimpinnya. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan akan sangat bergantung pada kolaborasi nyata serta komitmen semua pihak untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
Agenda memasuki tahapan krusial yaitu pemaparan program kerja dari seluruh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad). Sesi ini mengupas tuntas hal-hal teknis manajemen madrasah, mulai dari pengaturan waktu dan jam mengajar guru, penentuan lokasi kelas siswa, hingga agenda kesiswaan yang dipimpin bersama oleh Wakamad Kurikulum.(*)

