Kemendagri Apresiasi Pelaksaan E-Voting Pilkades Bantaeng

  • Whatsapp
Kemendagri Apresiasi Pelaksaan E-Voting Pilkades Bantaeng

BANTAENG, UPEKS.co.id — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bantaeng, Rabu 27 Oktober 2021. Direktur Jendral (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Afery Syamsidar Fudail, datang langsung memantau pelaksanaan Pilkades serentak di Bantaeng.

Sekedar diketahui, Bantaeng menjadi salah satu dari enam kabupaten di Indonesia yang melaksanakan Pilkades serentak, Rabu (2/10/2021). Lima kabupaten lainnya yang ikut melaksanakan Pilkades adalah Oku Selatan, Banjarnegara, Sumedang, Indragiri Hulu (Inhu), dan Hulu Sungai Utara (HSU). Dari semua kabupaten itu, hanya Bantaeng yang melaksanakan Pilkades dengan sistem E-Voting.

Bacaan Lainnya

“Ini inovasinya bagus ditiru. Dari Indonesia Timur, mungkin Bantaeng yang baru pertama kali melaksanakan Pilkades sistem E-Voting,” jelas Direktur Jendral (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Afery Syamsidar Fudail saat memantau pelaksanaan Pilkades E-Voting.

Kemendagri Apresiasi Pelaksaan E-Voting Pilkades Bantaeng

Afery juga melaksanakan Webinar bersama dengan enam kabupaten yang menyelenggarakan Pilkades serentak itu. Webinar itu juga dipantau oleh seluruh jajaran Kemendagri. Dalam kesempatan itu, Afery mengakui dan memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh Bantaeng.

“Ini sudah sangat bagus. Pelaksanaan di tengah Pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, Dr. Ilham Azikin melaporkan pelaksanaan Pilkades dengan sistem E-Voting ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan di Kabupaten Bantaeng. Artinya, daerah ini sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk pelaksanaan Pilkades dengan sistem E-Voting. Bedanya, tahun ini, sistem E-Voting lebih didekatkan lagi di masyarakat dengan memperbanyak Tempat pemungutan suara (TPS).

Dia menambahkan, secara umum, pelaksanaan Pilkades di Bantaeng itu sama dengan Pilkades di daerah lainnya di Indonesia. Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan mulai pukul 08.00 pagi dan mengedepankan protokol kesehatan.

Dia menambahkan, Bantaeng saat ini menyelenggarakan Pilkades dengan sistem E-Voting pada 42 tps dengan total 17.242 daftar pemilih tetap (DPT).

“Pilkades juga saat ini disupport penuh pengamanan. Ini menjadi bagian dari kami sehingga bisa sukses pelaksanaan pilkades. Sinergitas ini menjadi bagian yang bisa menciptakan suasana aman dan tertib,” jelas dia.

Kemendagri Apresiasi Pelaksaan E-Voting Pilkades Bantaeng

Dijaga 189 Polisi

Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumengkar mengatakan, Pilkades di Bantaeng juga dijaga ketat aparat kepolisian dan TNI AD. Dia menyebut, polisi mengerahkan 189 personel kepolisian di setiap TPS yang ada di Bantaeng. Selain bertugas menjaga keamanan, polisi juga bertugas mengarahkan pemilih melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita juga membantu panitia untuk mengarahkan pemilih untuk patuh pada protokol kesehatan,” jelas dia.

Dia menambahkan, polisi juga akan mengawal dan menjaga surat suara. Dia juga berharap masyarakat tetap dewasa dalam proses ini dan menjaga kedamaian di daerah.

“Kita senantiasa harapkan kesadaran masyarakat untuk pelaksanaan Pilkades ini,” jelas dia.(Irwan Patra)