Tingkatkan Kualitas SDM, DWP PKK Lutim Gandeng Rumah Batik Imperata Gelar Pelatihan Membatik

  • Whatsapp
Tingkatkan Kualitas SDM, DWP PKK Lutim Gandeng Rumah Batik Imperata Gelar Pelatihan Membatik

LUTIM, UPEKS.co.id — Dalam rangka menghidupkan produktivitas keluarga sekaligus melestarikan budaya bangsa Indonesia, DWP PKK Kabupaten Luwu Timur (Lutim) bekerja sama Rumah Batik Imperata menggelar pelatihan membatik bagi ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) unit OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Lutim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ketua Pokja II PKK Provinsi Sulsel, Tri Aprilyani Djayatmika selaku Kelompok Kerja yang menangani Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Bacaan Lainnya

Tingkatkan Kualitas SDM, DWP PKK Lutim Gandeng Rumah Batik Imperata Gelar Pelatihan Membatik

Pelatihan membatik Shibori yang diikuti sebanyak 30 peserta ini dilaksanakan di aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Lutim, pada tanggal 15 September 2021.

Para peserta pun sangat antusias mengikuti pelatihan yang dibuka langsung oleh ibu Sekretaris Daerah yang juga merupakan Ketua DWP Lutim tersebut. Di mana, kegiatan pelatihan ini menggunakan bahan yang terdiri atas kain jilbab dan kain Syal yang diberikan motif Shibori dengan menggunakan berbagai macam perlengkapan seperti tali rafia, kelereng kawat halus, jarum benang dan lain-lain. Metode yang diberikan adalah metode pewarnaan ramah lingkungan.

Pelatih batik Shibori, Zulfitriany Dwiyanti Mustaka, SP., MP mengatakan, pelatihan tersebut diikuti oleh para ketua DWP unit OPD dan Kecamatan se-Lutim, yang nantinya akan meneruskan kemampuan membatik mereka ke tingkat bawah. Khusus ketua DWP Kecamatan, lanjut dia, merupakan leading dari 124 desa dan 3 Kelurahan di Lutim.

“Hasil dari pelatihan ini nantinya diharapkan akan membangun komunitas-komunitas dan unit usaha baru dalam masyarakat, utamanya menghidupkan perekonomian keluarga di masa pandemi Covid-19,” katanya

“Kegiatan ini juga merupakan kerja sama antara DWP Lutim dengan Rumah Batik Imperata, yang akan memberikan kemampuan bagi ibu-ibu atau perempuan untuk mampu menghasilkan produk-produk yang bisa menopang perekonomian keluarga,” lanjut Zulfitriany, akademisi (dosen) Politani Pangkep, yang juga merupakan praktisi kegiatan membatik.

Tingkatkan Kualitas SDM, DWP PKK Lutim Gandeng Rumah Batik Imperata Gelar Pelatihan Membatik

Zulfitriany mengungkapkan, bahwa program pelatihan membatik tersebut telah dilaksanakan dan bekerja sama dengan tiga kabupaten di Sulsel. Yakni, Kabupaten Takalar, Gowa, Enrekang, dan Lutim adalah kabupaten yang keempat. Selain itu juga, program pelatihan batik Shibori ini juga telah bekerja sama dengan Pemkot Parepare. Bahkan, kata dia, beberapa kota dilaksanakan secara virtual dan pelatihan tersebut berlangsung dengan baik.

“Kedepannya, dengan pelatihan batik ini, diharapkan, corak-corak sutera itu dihasilkan dari tangan-tangan produktif perempuan Sulsel. Jadi, memang sangat diharapkan bahwa semua perempuan di Sulsel, walaupun kabupaten/ kota tersebut tidak menghasilkan sutera, tetapi memiliki kemampuan untuk memberikan motif pada sutera yang merupakan khas Sulsel untuk bisa angkat kembali kejayaan sutera,” ungkapnya.

Zulfitriany yang juga merupakan kandidat Doktor Universitas Hasanuddin (Unhas) yang mengambil tema penelitian mengenai sutra Sulsel ini, sangat mengharapkan bahwa kelak sutera akan kembali jaya dan dikenal secara luas. Karena telah terbangun produktivitas yang berasal dari perempuan-perempuan yang mampu memberikan motif pada kain sutera yang ada di Sulsel.

Sementara itu, Ketua DWP Lutim, Hj. Masrah Bahri Suli mengungkapkan, kegiatan pelatihan membatik tersebut bertujuan untuk melestarikan salah satu kebudayaan bangsa Indonesia sekaligus memberikan peluang berwirausaha kepada ibu-ibu DWP serta menambah ilmu dan keterampilan ibu-ibu DWP di masa pandemi saat ini.

“Setelah pelatihan ini, diharapkan para Ketua DWP unit OPD yang ikut pelatihan ini, dapat membagi ilmu dan mempraktikkan langsung pembuatan kain batik di DWP unitnya masing-masing,” ungkapnya. (rif)