MAKASSAR, UPEKS.co.id — Aksi perubahan Gammarata yang digagas Nurjannah, Kepala Seksi (Kasi) PAUD/TK pada Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, dilaunching secara resmi di Aula Lantai IV gedung PHU Kanwil Kemenag Sulsel, Senin (27/9/2021).
Launching aksi perubahan ini dilakukan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, Fathurrahman dan dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama serta pejabat dari stakeholder terkait, baik secara luring maupun daring, diantaranya Kasubdit PAI pada PAUD / TK Direktorat Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Leiles Tsyuroya, Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel M.Rasbi dan Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Makassar Hikmah Manganni.
Hadir pula sejumlah Kasi pada Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel, para Kasi tingkat dasar dan PAUD / TK se Indonesia serta Kasi Pendidikan Islam dan Pokjawas pada Kantor Kemenag kab./kota se Sulawesi Selatan (via zoom).
Gammarata atau Gerakan Pembelajaran PAI Menarik dan Menyenangkan Melalui Media Pembelajaran Berbasis Android di Taman Kanak-kanak ini diapresiasi bahkan menuai pujian dari para pejabat yang menghadiri launching ini karena dinilai sebagai program inovatif yang sejalan dengan tuntutan dan perkembangan zaman.
“Kementerian Agama adalah gudangnya ilmu dan memang selalu tampil di depan. Kita berharap Gammarata yang digagas Doktor Nurjannah ini kedepannya tidak hanya diterapkan di Kota Makassar saja tapi juga di tingkat provinsi bahkan nasional”, ucap Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hikmah Manganni.
Hal senada disampaikan Kabid PAIS M.Rasbi. Bahkan dirinya tidak segan-segan melayangkan pujiannya kepada sang reformer aksi perubahan ini.
“Background pendidikan Ibu Nurjannah itu paripurna, karena pendidikan S1 dan S2-nya tentunya linear dan sangat menunjang program perubahan yang ia gagas”, tuturnya.
“Saya berharap Sulsel dapat menjadi episentrum dari Gammarata ini, dan jika memang itu dinilai positif tolong disebarkan oleh para kepala seksi PAI se Indonesia yang mengikuti kegiatan ini secara daring”, sambung M.Rasbi.
Sementara itu, Kasubdit PAI pada PAUD/ TK Direktorat Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Leiles Tsyuroya, mengungkapkan harapannya, kiranya Gammarata ini bisa menghadirkan pembelajaran pada tingkat Taman Kanak – Kanak kian menarik sesuai dari arti kata Gammarata yaitu, cantik, gagah dan bagus.
Kasubdit juga mengungkapkan bahwa inovasi-inovasi seperti ini memang dibutuhkan di masa pandemi Covid-19, seperti yang dilakukan oleh salah seorang peserta latpim di Jawa Timur, apatalagi karakter pembelajaran di era abad 21 lebih menekankan pada 4 C, yaitu Critical and problem solving, Creativity and Innovation, Collaboration and Communication.
Selanjutnya Kabag TU, Fathurrahman mewakili Kakanwil dalam arahannya ketika melaunching Gammarata ini menyampaikan apresiasinya dengan menyebut Gammarata sebagai aksi perubahan yang luar biasa.
“Aksi perubahan yang digagas doktor Nurjannah luar biasa inovatif dan tentunya juga sarat kreativitas. Aksi perubahan ini sejalan dengan program Kementerian Agama di tahun 2022 yaitu transformasi digital”, ungkap Fathurrahman.
Dikatakan Kabag TU, ia berkeinginan mematangkan dan mematenkan program ini dengan mengajak Dinas Pendidikan Prov. Sulawesi Selatan dan Kota Makassar untuk menganggarkan biaya sosialisasi sehingga program.ini bisa diterapkan dalam proses belajar mengajar pada tingkar Taman Kanak-kanak.
Adapun launching ini ditandai dengan penyerahan buku panduan aplikasi Gammarata serta buku berjudul Neuro Sains karangan Nurjannah selaku reformer kepada Kabag TU Faturrahman.
Untuk diketahui bahwa Nurjannah yang tengah mengikuti diklat PKP angkatan pertama di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar merancang program aksi perubahan Gammarata yaitu suatu inovasi pembelajaran jarak jauh berbasis Android karena didasari keprihatinannya menyaksikan betapa sulitnya siswa dalam menerima pembelajaran selama pandemi Covid- 19. (hms)

