Satu Lagi Warga Kolaka Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di RSBG, Diambil Paksa Keluarganya

  • Whatsapp
Satu Lagi Warga Kolaka Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 di RSBG, Diambil Paksa Keluarganya
Salah pasien terpapar Covid-19 dikuburkan secara protokol kesehatan oleh petugas pemakaman Covid-19 Kolaka.

KOLAKA,UPEKS.co.id –Satu lagi warga Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpapar Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) pada Just (30/7/2021) malam diambil paksa oleh pihak keluarganya.

Hal itu disampaikan oleh Juru bicara(Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Kolaka Dokter Muh Aris melalui WhatsApp group Satgas Covid-19, Sabtu (31/7/2021).

Bacaan Lainnya

“Mohon izin melaporkan bahwa ada pasien meninggal dunia akibat terpapar positif Covid-19 tadi malam, jenazah dibawa paksa oleh keluarganya. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, harap warga berhati-hati,” ujar Aris.

Aris yang dikonfirmasi media ini melalui selulernya, terkait ketegasan dari pihak aparat keamanan dan Satgas Covid-19 bilamana ada kasus seperti itu. Apalagi kasus seperti ini terjadi sudah beberapa kali.

Menurut Aris, bahwa dalam mengantisipasi ketika ada kasus seperti itu, selama ini koordinasi dengan pihak Polres Kolaka cukup bagus.

Hanya saja kata Aris kasus meninggalnya pasien terpapar Covid-19 dirawat di ruang isolasi RSBG sejak 24 Juli 2021, pasien adalah seorang wanita profesi ibu rumah tangga warga Jalan Gajah, Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka.

“Jadi semalam itu karena dadakan dan sepertinya mereka (pihak keluarga) sudah rencanakan untuk mengambil paksa jenazah keluarganya. Sehingga sekitar pukul 2.00 dini hari agak susah mengumpulkan personil aparat dan ternyata keluarga yang jumlahnya sekira 30 an orang langsung berkerumun. Sehingga petugas juga tidak bisa bertindak kalau seperti ini,” ungkap Aris.

Menurut Aris bahwa salah satu kendala paling krusial dalam menangani penyebaran Covid-19 karena sebagian masyarakat haters, tidak peduli, tidak percaya terhadap adanya pandemi Covid-19.

“Itulah salah satu penyebab Covid-19 ini bisa bertahan terus,” pungkas Aris. (pil)

Pos terkait