Setelah Dua Kali Gagal, Akhirnya Bupati Majene Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
Setelah Dua Kali Gagal, Akhirnya Bupati Majene Divaksin Covid-19

MAJENE, UPEKS.co.id—Bupati Majene, Lukman akhirnya divaksin Covid-19 untuk dosis pertama setelah dua kali gagal karena tekanan darahnya tinggi.

Sebelumnya, Lukman tidak lolos screening pada tanggal 10
Januari 2021 di Puskesmas Totoli.

Bacaan Lainnya

Lukman divaksinasi di Puskesmas Totoli, Kecamatan Banggae bersama dengan kepala OPD dan puluhan ASN di Lingkup Pemkab Majene, Selasa (30/3/2021).

Saat proses pemeriksaan kesehatan, Lukman dinyatakan
memenuhi persyaratan dan akhirnya divaksin.

“Sebelum divaksin tadi diperiksa dulu tensi darahnya, gula darahnya. Alhmdulillah, dinyatakan sehat, lalu saya divaksin untuk pertama kali, setelah dua kalinya gagal divaksin,” kata Lukman, Selasa (30/3/2021) usai divaksin.

Setelah divaksin, bupati Majene Lukman mengaku tidak merasakan gejala apapun. Meskipun, sebelum divaksin sedikit merasa tegang.

“Tadi diobservasi selama 15 menit setelah itu tidak ada gejala apa-apa. Yah Cuma agak tegang,” ujarnya.

Lukman mengaku senang, pasalnya suntikan vaksin yang ia rasakan sangat aman, dan tidak ada keluhan sakit, bahkan menurutnya gigitan semut lebih sakit dari pada disuntik vaksin Covid-19.

”Ternyata vaksin itu biasa biasa tidak terasa, lebih sakit digigit semut dari vaksin. Vaksinasi untuk pelayan publik yang berlangsung sejak kemarin cukup membuktikan adanya kesadaran ASN untuk melindungi dirinya dari virus covid 19,”ucapnya.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden RI atas program nasional yang tengah berjalan. Mantan wakil bupati Majene ini juga berharap ASN di Majene yang belum mengikuti vaksin untuk segera mendatangi Puskesmas diwilayahnya.

”Saya mengajak seluruh ASN di lingkup Pemkab Majene, agar mengikuti vaksin sesuai jadwal yang ditentukan demi menjaga diri sendiri, keluarga dan daerah dari virus tersebut,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Majene, dr.Rakhmat Malik dikonfirmasi melalui telpon mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas Totoli, bupati Majene Lukman akhirnya divaksin,

”Saat vaksin pertama pak bupati tidak memenuhi syarat karena tekananan darahnya tingggi, kemudian vaksinasi kedua, beliau tidak ikut vaksin bukan karena tekanan darahnya tinggi, namun karena sibuk dengan kegiatannya yang tidak bisa ditunda, akhirya hari ini baru divaksin,” katanya.(Alim).

Pos terkait