ANEKA

Kajari Kolaka Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Kajari Kolaka Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

KOLAKA,UPEKS.co.id—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang terjadi 2018 – 2020.

Kajari Kolaka, Indawan Kuswadi didampingi Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Amrisal, Kasi Inteldan Kasi Pidum jumpa pers di ruang Media Centere Kejari Kolaka Selasa (2/3/21) untuk mengekspose kasusTipikor yang terjadi di Kolaka.

Kajari menjelaskan, beberapa kasus Tipikor yang dilaporkan masyarakat, selanjutnya tim intelijen melakukanpengembangan kasus. Setelah cukup bukti, kasus itu ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kajari menjelaskan, dua kasus Tipikor sementara ditingkatkan ke penyidikan, kasus dugaan penyalagunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa(DD) yang terjadi di Desa Lapaopao Kecamatan Wolo terjadi sejak2018 dan 2019 melibatkan Kepala Desa (Kades) inisial “MRN”.

Kasus dugaan penyalagunaan ADD dan DD mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 1,047 miliar.

Kajari Kolaka Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

“Jadi kasus ini hanya satu orang jadi tersangka MRN. Dia murni bermain tunggal dalam kasus tersebut, sehingga hanya satu orang ditetapkan sebagai tersangka,”jelas Indawan.

Kasus ini sudah ditingkatkan ke penyidikan, dan MRN selaku tersangka ditahan selama 20 hari ke depan. Terhitung 24 Februari hingga15 Maret 2021,”kata Indawan.

Kasus Tipikor lainnya, dugaan penyalagunaan anggaran Sekretariat DPRD Kolaka yang terjadi 2019 dan 2020. Dugaan kerugian negara Rp 3,344 miliar.

Dalam kasus tersebut pihak Kejari Kolaka juga sudah melakukan penyitaan uang senilai Rp47 juta.

“Uang itu telah dikembalikan oleh orang yang merasa bersalah,”ujar Kajari.

Kajari menegaskan, kasus dugaan penyalagunaan anggaran Sekretariat DPRD Kolaka dalam bentuk kegiatan fiktif dan markup anggaran mencapai Rp 3,344 miliar terjadi 2019 dan 2020.

Kasus Tipikor ini sudah dalam tahap penyidikan dan telah menetapkan dua orang tersangka “MT”dan “M”.

“Kedua tersangka ini kami belum tahan, nanti diserahkan setelah ada Kasi Pidsus yang baru. Karena Kasi Pidsus lama akan segera mutasi ke Pangkal Pinang,”ujar Kajari.(pil).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top