BLK Majene Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Whatsapp
BLK Majene Pelatihan Berbasis Kompetensi

MAJENE, UPEKS.co.id—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, memlui Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Majene menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap I tahun 2021. Pelatihan ini dilaksanakan 26 Maret dan berakhir 22 Mei 2021 berlangsung di Aula BLK Majene.

Kepala UPTD BLK Majene Asmuddin Kadir menyampaikan, pelatihan yang dilaksanakan ini terdiri dari 5 paket Operator Komputer, Las, Teknik Pendingin atau AC, Instalasi Listrik, Pemeliharaan Kendaraan Ringan dengan sistem injeksi pada mobil.

Bacaan Lainnya

Para peserta pelatihan mendapatkan ATK, perlengkapan peserta, dan kelengkapan anti covid19, pakaian praktek serta pakaian olah raga. Peserta juga mendapatkan modul dan uang transport dan konsumsi. Metode pelaksanaan pelatihan 30 persen dan persen praktek langsung.

“Tujuan pelatihan adalah agar para pencari kerja pemula untuk diberikan pelatihan dasar dalam mencari kerja dan mandiri. Untuk meningkatkan pencari kerja dengan minat masing masing dan dapat menciptakan para pencari kerja dengan keahlian. Pelatihan ini berlangsung 26 Maret – 22 Mei 2021, Pelatihan Las 41 Hari, untuk pelatihan AC 30 hari,” teraang Asmuddin.

Kepala Dinas Nakertrans. Majene, Hamsinah mengtakan, peserta pelatihan sebanyak 80 orang. Diantaranya berasal dari Majene 66 orang, Polman 13 orang, dan Mamuju 1 orang dan pesertanya rata rata tamatan SMA namun ada juga yang tamatan SD dan Sarjana.

“Perlu kami sampaikan tahun 2020, kami tidak dapat melaksanakan pelatihan, ini dikarenakan pandemi covid19,
baru tahun 2021 ini membuka pelatihan, meskipun tidak melaksanakan pelatihaan tetapi kami aktif dalam penanggulangan covid19. Bentuknya menyalurkan ribuan masker kain yang dibagikan kepada warga Majene, termasuk membagikan wastafel dibeberapa titik di Majene, itu semua hasil keterampilan BLK Majene,”ucap Hamsinah.

Hamsinah juga mengatakan, untuk tahun 2021 ini BLK Kabupaten Majene telah melakukan kerjasama dengan BLK Medan, dengan cara mengirim utusan 3 orang untuk dilatih di BLK Medan dalam bidang Pariwisata.

“Rencana selanjutnya kami juga akan mengirim peserta pelatihan ke BLK Bandung untuk dilatih dibidang pertanian, karena kondisi Majene cukup luas areal pertanian,” pungkasnya.

Sementara itu bupati Majene, Lukman dalam sambutannya berharap, kedepannya semakin banyak pelatihan sejenis yang dilaksanakan ditempat ini, tujuannya agar para pencari kerja yang ada di Majene mempunyai skill yang mumpuni dan dapat langsung terjun didunia kerja yang sesungguhnya, tentu ini berkolerasi dengan semakin berkurangnya jumlah pengangguran yang ada di Majene.

“Saya sangat senang hari ini bertemu dengan semua peserta pelatihan, karena saya juga pernah ikut pelatihan serupa tahun 1987 di Maros pada panti penyantunan anak binaan Dinas Sosial Maros selama 6 bulan, dengan mengambil jurusan pelatihan montir motor. Jadi kalau masalah motor “4 Tak” saya sanggup service, terlebih pada motor “2 Tak,”ungkap Lukman

Kepada Para peserta pelatihan Lukman berpesan, bahwa tidak selamanya orang dikatakan kerja itu adalah yang kerja rutin di kantor, namun seharusnya kitalah yang dapat membuka peluang kerja bagi keluarga, ataupun teman kita sendiri, tentu dengan cara membuka usaha yang mandiri, dengan skill yang telah didapatkan dari hasil pelatihan di BLK.

“Saya ucapkan terima kasih kepada BLK Makassar, Disnakertrans Majene atas adanya kesempatan yang diberikan kepada saudara saudara saya, ini semua kelak akan menciptakan interprenur yang baru di daerah kita,” pungsnya. (Alim).

Pos terkait