SULAWESI SELATAN

Ratusan Nakes di Majene Jalani Swab Test

Ratusan Nakes di Majene Jalani Swab Test

MAJENE, UPEKS.co.id—Ratusan tenaga medis/ kesehatan (Nakes) di
Majene menjalani pemeriksanan PCR secara swab. Pemeriksaan massal itu
menyusul banyaknya tenaga medis di Majene  yang dinyatakan positif
COVID-19.

Salah seorang perawat Puskesmas Lembang, Sitti Suhuriah mengatakan,
tes swab yang dilaksanakan hari ini, mengingat banyaknya tenaga medis
yang terpapar Covid-19 di beberapa Puskesmas di Majene.

“Tenaga medis yang menjalani pemeriksan PCR secara swab ini berasal
dari empat Puskesmas, yaitu Puskesmas banggae I, Bangggae 2, Puskesmas
Lembang dan Puskesmas Totoli, termasuk juga ada dari UT Majene. Kalu
jumlahnya saya belum tau, yang jelas ratusan orang yang di swab,”
jelas Suhuriah, Kamis (11/2/2021).

Dia mengatakan, tes swab masal yang dilakukan untuk mencegah
penyebaran virus corona di sejumlah Puskesmas di Majene. Khususnya
seluruh petugas yang diduga kontak erat dengan pasien yang
terkonfirmasi COVID-19,”Untuk hasilnya biasanya empat hari baru
ada,”katanya.

Sementara itu juru bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Majene,
Sirajuddin menjelaskan, sampai hari ini jumlah orang yang di swab di
kabupaten Majene sekitar 1.408, dan 38 persen dinyatakan positif
Covid-19.

Ratusan Nakes di Majene Jalani Swab Test

“Dari 38 persen itu cukup lumayan dari jumlah orang yang di swab di
Majene, tetapi kalau dilihat dari jumlah penduduk di kabuaten Majene,
kita masih cukup rendah hanya sekitar 0,8 persen dari 170 ribu
penduduk,”jelas Sirajuddin.

Sirajuddin juga mengatakan, yang menjadi kendala dari hasil
pemeriksaan swab sekarang, adalah karena di Majene tidak ada
laboratorium untuk pemeriksaan hasil swab, harus dikirim ke luar
daeraah.

“Kenapa biasa lama keluar hasilnya, karena kita kirim ke daerah yang
panya laboratorium pemeriksan swab, misalnya ke Makassar, Polman atau
ke Mamuju, apalagi kalau kita mengirim sebanyak-banyaknya tambah
memakan waktu, antara 7 hingga 10 hari baru keluar haasilnya, kecuali
yang sifatnya mendadak untuk segera diketahui hasilnyaa, itu bisa 2
hingga 3 hari,”ungkapnya.

Ia juga menambahkan, tes swab hari ini kenapa dilakasankan di halaman
kantor BPBD Majene, karena kebetulan laboratorium di RSUD Majene untuk
sementara tidak bisa digunakan, karena alasan sedang di strerilkan.

“Makanya kami mengajak teman-teman di rumah sakit, untuk melaksanakan
pemeriksaan swab di tempat terbuka, seperti di halaman kantor ini.
Perlu juga saya sampaikan, bahwa jumlah nakes yang posoitif Covid-19
di Majene, misalnya dari PKM atau dari RSUD jumlahnya sebanyak 150
orang lumayan besar, tetapi Alhamdulillah 50 persen sudah sembuh dan
bekerja seperti biasa,”pungkasnya.(Alim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top