Dialog Interaktif, Ketua IAD Kejati Sulsel Minta Masyarakat Ikut Vaksinasi

  • Whatsapp
Dialog Interaktif, Ketua IAD Kejati Sulsel Minta Masyarakat Ikut Vaksinasi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Ketua pengurus Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, dr Pranamya Dewi Febrytriyanto bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr Ikhsan Mustari gelar dialog interaktif melalui Podcast Kejati Sulsel, Kamis (25/2/21).

Dalam dialognya, ibu Kajati Sulsel ini mengajak masyarakat khususnya di Sulsel untuk ikut serta dalam program pemerintah.

Bacaan Lainnya

Memerangi serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui program vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk program vaksinasi ini, saya mencoba melakukan pendekatan ke masyarakat. Dengan cara pendekatan sebagai seorang ibu, karena kebetulan organisasi IAD ini merupakan organisasi wanita dimana visi dan misinya untuk memajukan semuanya. Demi keuntungan masyarakat dan sosial,” kata dr Pranamya Dewi.

Walaupun hal itu lanjut Dewi tidak mudah sebenarnya karena harus banyak persyaratan. Akan tetapi setiap masyarakat pola pikirnya kadangkala berbeda di setiap daerah.

“Disitulah PR (Pekerjaan Rumah) saya untuk melakukan pendekatan. Kebetulan saya juga punya pengetahuan sedikit tentang medis. Mungkin saya bisa masuk disitu,” lanjut Dewi.

Termasuk dengan cara menciptakan suasana bahagia dalam keluarga. Karena untuk melawan semua penyakit, tentunya semua harus bahagia, apalagi menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.

“Terutama yang paling penting, selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan. Kita harus selalu waspada. Tapi tidak perlu ketakutan luar biasa, karena dasarnya kita melawan penyakit, kita harus sehat. Akan lebih sempurna lagi jika kita melalukan vaksinasi, ” ucapnya.

Karena tambah Dwi, orang yang di vaksin, tentu imun tubuhnya akan jauh lebih baik, daripada dengan yang tidak divaksin.

Dewi menambahkan selaku ketua pengurus IAD Kejati Sulsel, ia akan selalu mendukung dan menghimbau, terutama bagi ibu-ibu IAD, agar melakukan pendekatan sebagai seorang kepada masyarakat.

“Untuk itu jangan mempercayai berita dan informasi hoaks, soal vaksinasi Covid-19 ini. Ayo kita ikut dan dukung program perintah ini. Jangan menolak maupun takut untuk di vaksinasi,” ajak Dwi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kadis Kesehatan Provinsi Sulsel, dr Ikhsan Mustari. dr Ikhsan mengimbau dan mengajak masyrakat di Sulsel agar mau ikut di vaksin, seperti yang telah di programkan oleh pemerintah.

“Jadi pemberian vaksin ini, sudah bukan lagi uji coba. Ini sudah di uji coba, sudah ada jaminan dari BPOM. Dari MUI juga sudah ada jaminannya melalui label halalnya,” tambah Ikhsan.

Ikhsan menuturkan bahwa tujuan dari kegiatan vaksinasi ini, adalah untuk menurunkan resiko kematian dan kesakitan untuk Covid.

“Terutama untuk mencapai Healt Imunity, ialah imuniti kelompok. Untuk mencapai itu ada jumlah tertentu, untuk mendapat vaksinasi itu karena. Jika 70 persen yang vaksinasi, itu sudah cukup menjamin kekebalan imun dalam satu kelompok, ” tutupnya.(Jay)

Pos terkait