MAKASSAR.UPEKS.co.id—Keputusan Presiden RI Nomor 78 Tahun 1994 yang menetapkan hari lahir PGRI 25 November sebagai Hari Guru Nasional (HGN) adalah wujud nyata penghormatan pemerintah terjadap jasa para guru.
Selain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Republik Indonesia yang di dalamnya juga menaungi program pendidikan berbasis agama, ikut menyemarakkan peringatan HGN 2020 ini yang mengusung tema “Bakti Guru Lindungi Negeri”.
Tidak hanya di Kantor Kemenag Pusat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan melalui Bidang Pendidikan Madrasah pun menggelar upacara peringatan HGN ini yang dihadiri oleh utusan perwakilan guru madrasah dari 3 Kabupaten – Kota, yaitu Makassar, Maros dan Gowa.
Bertindak selaku pembina upacara pada peringatan HGN yang digelar di lapangan indoor Kanwil Kemenag Sulsel ini adalah Kakanwi Kemenag Sulsel, KH. Khaeroni, dimana para petugas upacaranya juga dari guru-guru, tenaga kependidikan dan pelaksana pada beberapa madrasah di Kota Makassar serta dari Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel.
“Peringatan Hari Guru Nasional 2020 ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena kita memperingatinya dalam suasana pandemi Covid-19, dimana sistem pendidikan di seluruh dunia terdampak lansgsung sehingga banyak sekolah-sekolah yang masih tutup”, ucap KH. Khaeroni membacakan pidato seragam
Mendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim.
Dalam pidato seragam yang dibacakan KH. Khaeroni ini, Nadiem Makarim secara khusus mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh para guru yang memilih untuk terus bangkit dan berjuang demi keberlanjutan pendidikan di Indonesia.
Dirinya juga mengungkapkan rasa harunya melihat dan mendengar banyak cerita inspiratif dari pengalaman mengajar para guru, terlebih di saat pandemi.
“Saya melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak Indonesia tidak terhenti,” kata KH. Khaeroni menyampaikan pidato seragam peringatan HGN Tahun 2020.
Lanjutnya, bahwa dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran Bapak/Ibu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan.
“Ini adalah bukti bahwa kita semua adalah pewaris semangat para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi dan berkolaborasi,” tutup Khaeroni.
Ditemui selepas upacara bendera, KH. Khaeroni menyampaikan, walau dalam suasana pandemi, guru harus terus berkarya dan berprestasi bagi anak bangsa.
“Kepada guru saya harap tetap melaksanakan tugas sebaik mungkin dengan tetap mematuhi protokol kesehatan karena insya Allah pemerintah akan mengapresiasi itu dengan terus memperhatikan kesejahteraan guru dalam berbagai aspek, baik aspek materil maupun non materil”, tuturnya.
Harapan senada disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Drs. H. Masykur bahwa dalam berbagai keterbatasan akibat pandemi Covid 19, namun dengan tingkat keprofesionalan yang dimiliki, para guru tetap bisa membuktikan dirinya mampu membangun SDM generasi muda Indonesia yang moderat dan berpikir berkemajuan.
Masih di lapangan indoor Kanwil Kemenag, Kepala Madrasah (Kamad) MTsN 1 Kota Makasaar, Hj. Darmawati Tahir Karim, S.Ag, M. Pd menyampaikan bahwa kendati dalam suasana pandemi namun peringatan HGN 2020 ini tetap dapat terlaksana dengan khidmat dan bersemangat.
“Semoga Guru Madrasah Indonesia semakin kreatif, inovatif, dan terdepan dalam memberikan layanan pendidikan di negeri ini. Bakti Guru Lindungi Negeri”, kata Hj. Darma dengan semangat berapi-api.
Upacara peringatan HGN 2020 yang untuk pertama kalinya digelar di lapangan Indoor Kanwil Kemenag Sulsel ini berjalan lancar, khidmat dan tertata apik berkat kesigapan panitia pelaksana yang telah mempersiapkannya secara matang dan paripurna.
Tentunya keberadaan Kepala MTsN 1 Kota Makassar, Hj.Darmawati sebagai sekretaris panitia pelaksana adalah salah satu figur sentral dibalik suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini.
Usai upacara bendera, kegiatan peringatan HGN dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang telah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Penyerahan piagam oleh Kakanwil Kemenag Sulsel ini dilangsungkan di Aula Lantai II kanwil Kemenag Sulsel, tempat Kakanwil juga mengikuti secara virtual upacara peringatan HGN di halaman Kemenag RI, dimana Menteri Agama RI, Letnan Jenderal (Purnawirawan TNI), H. Fahcrul Razi bertindak selaku pembina upacara.
Kkeempat guru dan tenaga kependidikan yang menerima piagam penghargaan : Nurlaela, S. Ag, M. Pd. I dari MTsN 4 Sinjai sebagai juara 1 pustakawan tingkat nasional, Kasmawati, S. Ag, M. Pd, dari MTs Al Falah Arung Keke Jeneponto, Juara 2 Kepala MTs berpreastasi tingkat nasional, Baidil, S. Pd, dari MA Al Badar Kota Parepare sebagai juara 2 kategori Inovasi pembelajaran tingkat nasional, dan Khaerunnisa Latif, S. Pd, dari RA Mardati Kota
Makassar sebagai juara harapan 2 kategori Kepala RA berprestasi tingkat nasional.
Kemeriahan peringatan HGN 2020 ini diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Kakanwil Kemenag Sulsel yang kemudian diberikan kepada Kamad MTsN 1 Kota Makassar sebagai apresiasi Kakanwil atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik, lancar dan sukses. (rls).




