Luwu, Upeks.co.id–Mendengar Makawa bagi warga Luwu tak asing lagi, air terjun (Arter) Makawa pun kerap menjadi tujuan wisatawan lokal, tapi ternyata masih ada alam di lokasi Makawa yang sama sekali belum tersentuh wisatawan yakni arter kedua. Indah mempesona.
Memasuki alam lokasi arter kedua Makawa memang butuh perjuangan, belum ada akses untuk roda empat ke sana, hanya mampu dilalui oleh roda dua khusus trail karena jalannya tanpa aspal tanpa jalanan pasti, beberapa tanah longsor wajib disingkirkan terlebih dahulu untuk bisa sampai tujuan, tepatnya Dusun Makawa Walenrang Utara.
- Wagub Sulsel Soroti Perlindungan Anak di Pesantren, DPP ICATT Usulkan Satgas Terpadu Awasi Pesantren Tak Berizin
- Marak Kasus Kekerasan di Pesantren, ICATT Dorong Penguatan Sistem Perlindungan Anak yang Profesional dan Humanis
- GP Ansor Sulsel Sukses Gelar PKN X dan Susbanpim IX, Diikuti 120 Kader dari Sumatera hingga Papua
Derasnya arter kedua dengan dikelilingi alam indah yang masih alami, bongkahan bebatuan dari alam terlihat mengelilingi arter, beberapa kupu-kupu warna-warni yang terbang menambah indahnya arter kedua ini. Di wilayah ini pula memiliki goa bersejarah yang dulunya tempat pemakaman jenazah akan menghilangkan rasa capek jika tiba di sini.
Indahnya ciptaan yang kuasa ini belum diketahui banyak orang, “kalau yang arter pertama sudah Adami wisatawan lokal yang biasa ke situ, tapi kalau ini arter kedua yang sangat indah ini belum diketahui karena ini baru warga di sini saja belum tahu, saya penasaran makanya saya ke sini, tiba di sini rasa capek hilang saya bayangkan ini adalah arter terindah di Luwu bahkan kalau dibangun aksesnya dan di kelolah oleh pemerintah Luwu ini bisa bersaing dengan arter di Sulsel dan bisa mendapatangkan PAD”ungkap pengunjung bernama Alim
Ia bercerita memasuki lokasi ia menempuh perjalanan 12 Kimometer dari jalanan poros Walenrang Utara. Jangan kira tiba di sini bisa dengan mulus. Meski hanya 12 kilometer namun ditempuh dengan berjam jam. Ada Arter pertama yang dinamai Batu Magandang ketinggian 100 meter, sekitar 8 Kilometer sudah mulai ada pengunjung” kalau arter pertama sudah ada jalanan setapak khusus motor, mau lanjut ke arter kedua kita siap-siap dorong motor jalanan ekstrim tapi kalau sudah tiba maka kita akan melupakan rasa capek”ujarnya.
Salah seorang anggota DPRD Luwu dapil Walmas pernah bercerita kepadanya tentang arter ini, ia pun penasaran dan ternyata memang indah sekali.”pak Erwin yang cerita ke saya secara tidak sengaja, beliau bilang ada air terjun dia temukan di Walmas beliau katanya juga sudah buka jalan agar bisa tembus motor trail, saya pun ke sini ternyata memang indah”ujarnya. (echa)




