Tegaskan Penjaminan Lakalantas, BPJS Kesehatan Kendari Gelar Sosialisasi Bersama Jasa Raharja

  • Whatsapp
Tegaskan Penjaminan Lakalantas, BPJS Kesehatan Kendari Gelar Sosialisasi Bersama Jasa Raharja

Tegaskan Penjaminan Lakalantas, BPJS Kesehatan Kendari Gelar Sosialisasi Bersama Jasa Raharja

Kendari, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Kendari menggelar sosialisasi penatalaksanaan penjaminan kasus kecelakaan lalu lintas pada peserta JKN-KIS bersama sejumlah lembaga terkait, Selasa (28/07).  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Iwan Kurnia menyampaikan bahwa selama ini memang koordinasi antar lembaga terkait sudah berjalan dengan baik. Namun, diharapkan dengan pertemuan tersebut semakin dapat dioptimalkan kembali untuk meningkatkan kualitas dan kepastian pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Selama ini, proses administrasi maupun koordinasi untuk menyelesaikan persoalan yang ada di rumah sakit terkait penanganan kecelakaan lalu lintas, sudah berjalan baik. Dengan kegiatan ini, diharapkan pelayanan terhadap peserta JKN-KIS semakin optimal,” kata Iwan.

Iwan menambahkan, dalam kasus kecelakaan lalu lintas, bagi peserta ada kewajiban untuk membuat laporan polisi yang akan menjadi dasar PT Jasa Raharja untuk menjawab kecelakaan tersebut tunggal ataupun ganda, sehingga memberikan gambaran utuh mengenai beban biaya yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh stakeholder sesuai dengan kapasitas dan ranahnya masing-masing, seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, ASABRI, Taspen, bahkan PT Jasa Raharja.

Dalam forum tersebut dipertegas bahwa jika peserta JKN-KIS mengalami kecelakaan lalu lintas ganda, maka PT Jasa Raharja sebagai penjamin pertama terhadap korban kecelakaan dan BPJS Kesehatan sebagai penjamin kedua.

“Khusus kasus kecelakaan lalu lintas ganda, pihak penjamin pertama wajib dilaksanakan oleh PT Jasa Raharja, sedangkan untuk kecelakaan tunggal yang bukan kategori kecelakaan kerja dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Apabila kecelakaan tunggal tersebut merupakan kategori kecelakaan kerja maka sebagai penanggung adalah PT Taspen (Persero) bagi ASN, BPJS Ketenagakerjaan untuk badan usaha swasta dan PT Asabri untuk TNI/Polri,” jelas Iwan

Pada kesempatan tersebut, Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sulawesi Tenggara Abubakar Aljufri menyampaikan peran dan fungsi Jasa Raharja yang salah satunya menyampaikan informasi tentang masa kedaluwarsa santunan.

“Dalam hal terdapat biaya perawatan dan pengobatan dokter yang diperlukan karena akibat langsung dari kecelakaan kedaluwarsanya 365 hari sesudah terjadinya kecelakaan,” ungkapnya.  (Jamkesnews)

Pos terkait