SELAYAR.UPEKS..co.id- Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar DJamaluddin bersama Koordinator Divisi Tehnis KPU, Andi Dewantara serta Komisioner Bawaslu, Abd Kadir terus melakukan pendampingan kepada dua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, dalam Pemeriksaan Kesehatan (Pemkes) di RSU Wahidin Makassar selama dua hari yakni Rabu dan Kamis (9-10/9/2020).
Pemkes bagi Paslon Bupati dan Wakil Bupati se-Sul-sel, dan khususnya ke dua Paslon Bupati Wakil Bupati Kepulauan Selayar, semoga sehat dan bugar selalu sehingga mampu mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan.
Demikian, disampaikan Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Djamaluddin ketika dihubungi melalui Via WhatsApp, Jumat (11/9/2020).
Dikatakannya, bahwa Kedua Pasangan Calon yang telah mengikuti Pemkes yakni Paslon H. Muh. Basli Ali dan H. Saiful Arif, SH (BAS) serta Paslon DR. H. Zainuddin, SH, MH dan DR. Aji Sumarno, S. STP, MM.
” Pemkes bagi Paslon adalah bagian yang tidak terpisahkan dari semua tahapan sampai selesainya Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Ini adalah pemenuhan syarat calon dari kedua Paslon kita yang tahapannya sudah berjalan sejak 4 – 11 september,” ucap Nandar.
Selain itu, sebelum Pemkes bagi semua Paslon. KPU Provinsi memediasi 12 KPU Kabupaten Kota untuk melakukan kerjasama dan penandatanganan MoU.
” Proses pemeriksaan kesehatan ada 3 item pokok Pemkes yakni kesehatan fisik, kesehatan jiwa (mental/psikologi) dan tes kesehatan bebas narkoba yang ditangani langsung tim dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), HIMPSI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Tingkat Provinsi.
Selain itu, proses Paslon Bupati dan Wakil Bupati Selayar, alhamdulillah berjalan lancar selama proses pemeriksaan, tambahnya.
Terkahir, Nandar juga mengungkapkan bahwa Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses Pemkes berjalan lancar sesuai mekanisme yg telah disepakati oleh KPU dan ke 3 lembaga tersebut yakni IDI, HIMPSI dan BNN sekaligus memudahkan bagi Bacalon untuk konsultasi kepada komisioner jika dalam proses Pemkes ada
kendala tekhnis yg dihadapi,” ujar Nandar mengakhiri. (Sya)




