Geledah Kamar WBP, Petugas Lapas Narkotika Sungguminasa Temukan Handphone dan Sajam

  • Whatsapp
Geledah Kamar WBP, Petugas Lapas Narkotika Sungguminasa Temukan Handphone dan Sajam

GOWA, UPEKS.co.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Sunggumimasa kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dengan melakukan penggeledahan kesejumlah Kamar hunian Warga Binaa Pemasyarakatan (WBP), Senin (31/8/2020) malam.

Dalam sidak insidentil tersebut, Satgas Kantib Lapas Narkotika mengajak Tim terpadu yakni dari Polres Gowa, Kodim dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Plt. Kepala Lapas Narkotika Sunggumimasa, Rahnianto yang memimpin langsung sidak mengatakan, Kegiatan ini dalam rangka penguatan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di dalam Lapas.

“Kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kakanwil Kumham Sulsel,  yang menyatakan perang langsung terhadap narkoba” Terang Rahnianto.

Kabag Ops Polres Gowa Kompol Tamba Hamid mengaku mengapresiasi sidak yang dilaksanakan oleh jajaran Lapas Narkotika Sungguminasa.

“Kegiatan ini sangat kami dukung. Peredaran, penyalahgunaan narkoba adalah musuh kita bersama. Oleh nya itu kita selalu siap bekerjasama dengan pihak lapas melaksanakan kegiatan seperti ini, kalau perlu biar setiap Minggu kita boleh turun bersama-sama,”kata Tamba Hamid, yang juga ikut memantau langsung penggeledahan.

Ditempat yang sama, Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika, Suwandi dari 18 kamar hunian Warga binaa yang digeladah tim berhasil mengamankan beberapa barang yang tidak diperbolehkan dimiliki oleh warga binaan.

“Dalam Lapas Narkotika ini dihuni sebanyak 1047 warga binaan pemasyarakatan. Saat kami geledah, kami tidak menemukan narkoba. Namun sejumlah barang-barang yang dilarang seperti Handphone, changer, modem dan senjata tajam (Sajam) ada yang kita sita,”ungkapnya.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas lapas mengamankan puluhan barang yang tidak diperbolehkan berada dalam penguasaan Warga binaa pemasyarakatan, seperti 7 unit Handphone, changer Hp, di beberapa sajam dan bahan-bahan yang terbuat dari besi. (Sofyan).

Pos terkait