APTISI IX-A Sulawesi akan Bedah Perspektif Bapaslon Walikota Terhadap Eksitensi PTS

  • Whatsapp
APTISI IX-A Sulawesi akan Bedah Perspektif Bapaslon Walikota Terhadap Eksitensi PTS

APTISI IX-A Sulawesi akan Bedah Perspektif Bapaslon Walikota Terhadap Eksitensi PTS

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX- A Sulawesi akan  bedah virtual perspektif bakal pasangan calon (bapaslon) walikota terhadap eksistensi PTS di Kota Makassar,  Selasa, 22/9/20 pukul 13.00 s/d 15.30 WITA.

Bacaan Lainnya

Demikian Ketua APTISI Wilayah IX A Sulawesi, Prof Dr H Ma’ruf Hafidzh, SH MH didampingi Sekretaris, Dr.  Mulyadi Hamid, M.Si.

Kegiatan via online ini dapat diikuti lewat aplikasi Zoom dengan akun masuk join, Meeting ID: 260 720 2053,  Passcode: APTISI.

Bedah perspektif bapaslon walikota Makassar ini merupakan tanggung jawab moral APTISI bahwa para bapaslon  walikota itu harus memahami PTS yang ada di Kota Makassar.

Civitas akademika kampus PTS di Makassar termasuk cukup besar dan menjadi salah satu penentu dalam proses  sirkulasi elite secara rutin itu, kata Prof Ma’ruf.

Sekretaris APTISI Wilayah IX-A Sulawesi, Dr. Mulyadi Hamid, M.Si menambahkan, saat ini di Makassar ada 102  PTS dengan jumlah mahasiswa dan dosen sekitar 164 ribu orang.

Populasi civitas akademika kampus swasta ini entitasnya cukup signifkan dalam proses pertarungan pillwali  meraih simpati pemilih, kata Rektor Universitas Fajar ini.

Kehadiran bapaslon walikota Makassar dihadapan civitas akademika PTS di Makassar pada acara ini akan  berinteraksi dan mendengarkan langsung entitas PTS dan pengaruhnya secara sosial ekonomi dan politik di Kota  Metropolitan Makassar ini.

Seperti diketahui Pilwali Makassar akan diikuti empat bapaslon, berikut bapaslon sesuai urutan jadwal mendaftar  di KPU Makassar; Ramdhan Pomanto-Fatmawati; Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun; Syamsu Rizal-Fadli Ananda;  Munafri Arifuddin-Rahman Bando.

Akan tampil panelis; Prof Dr H. Andi Muin Fahmal, SH, MH (UMI Makassar, Prof Dr. Nasir Hamzah, M.Si (UMI  Makassar); Dr.Ir.A.Tamsil, MP (UMI Makassar), Prof Dr Muhibuddin, M.Si (Universitas Bosowa), Dr Agussalim,  SH, MH, (UKIP Makassar). (rls).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *