Tatap Muka Tomas dan Komunitas Taxi Gabah Maradekaya, Ini Pesan Kapolres Takalar

  • Whatsapp
Tatap Muka Tomas dan Komunitas Taxi Gabah Maradekaya, Ini Pesan Kapolres Takalar

 

Tatap Muka Tomas dan Komunitas Taxi Gabah Maradekaya, Ini Pesan Kapolres Takalar

Bacaan Lainnya

TAKALAR,UPEKS.co.id—Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto didampingi Wakpolres Takalar, Kompol  Nasaruddin tatap muka dengan tokoh masyarakat (Tomas) dan komunitas taxi gabah Maradekaya, di Lingkungan  Bilacaddi, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Senin (31/8/2020).

Kedatangan Kapolres dan Wakapolres Takalar di Maradekaya disambut Lurah Maradekaya, Syamsuddin Habib  dan Natsir Daeng Jama selaku tokoh masyarakat Maradekaya.

Tatap muka yang berlangsung sekira 90  menit ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

“Selamat datang Bapak Kapolres dan Wakapolres Takalar di Kelurahan Maradekaya. Maradekaya itu, artinya merdeka. Dan Bapak Kapolres perlu ketahui bahwa kampung Maradekaya ini merupakan tanah kelahiran  pahlawan Nasional Ranggong Daeng Romo,” kata Natsir Daeng Jama.

Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto dalam sambutannya mengucapkan, terima kasih karena telah diundang  hadir di tengah-tengah warga Maradekaya.

Dia pun berpesan kepada warga khususnya di Kelurahan Maradekaya untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Mari kita menjaga kampung Maradekaya ini tetap kondusif dan aman dari gangguan Kamtibmas, dan mari kita tetap menjalankan protokol kesehatan karena ini masih suasana corona,” imbaunya.

Sementara itu, Wakapolres Takalar, Kompol Nasaruddin meminta warga Maradekaya bersama-sama dengan Polisi untuk tetap menjaga Kamtibmas.

“Keamanan bukan saja menjadi tanggungjawab kami sebagai aparat Kepolisian, tetapi ini merupakan bagian tugas kita bersama-sama untuk menjaganya,” tandasnya.

Nasaruddin berharap, agar setiap persoalan apapun di tingkat desa maupun di kelurahan agar tidak langsung  melapor ke kantor Polisi, tetapi sebisa mungkin untuk diselesaikan di kantor desa atau kantor kelurahan setempat.

“Kalau ada masalah di kelurahan atau di desa, itulah tugasnya Bimmas, Babinsa, Kepala Desa, dan Lurah untuk  menyelesaikan persoalan itu, kecuali tidak bisa diselesaikan barulah melapor ke kantor Polisi,” pungkasnya. (Jahar).

Pos terkait