Rusli Wahid, Guru ASN di Pangkep yang Kendalikan Usaha Beromzet Ratusan Juta Per Bulan

  • Whatsapp
Rusli Wahid, Guru ASN di Pangkep yang Kendalikan Usaha Beromzet Ratusan Juta Per Bulan

 

GIGIH dan tekun. Begitulah kepribadian Rusli Wahid, S.Pd, M.Si. Dibesarkan dan ditempa dari keluarga dengan usaha putu cangkir di Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Makassar, membuat dirinya tidak manja. Kini, selain sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN), juga sebagai pengusaha di bidang otomotif dan kuliner.

Bacaan Lainnya

***

PERJALANAN hidupnya memang penuh liku dan warna. Menempuh pendidikan di Sekolah Teknologi Kejuruan (STM) 2 Makassar yang kini berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3, mulai terlihat talentanya.

Mengambil jurusan Pendidikan Teknik Mesin di sekolah tersebut, haruslah memanfaatkan waktu dengan baik. Karena, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Makanya, ketika pulang dari sekolah, selepas magrib, mereka pun membantu orang tuanya menjajakan putu cangkir di Pasar Pabaeng-baeng.

Saat membantu orang tuanya Hj Rannu menjaga usaha bisnis
putu cangkirnya, ia pun kerap diberi nasehat-nasehat soal
kehidupan. Seperti, harus selalu sabar dan gigih. Dan, usaha itu
dikembalikan ke yang Maha Kuasa.

Hasil penjualan putu cangkirnya tersebut, disisihkan sedikit demi sedikit untuk membiayai sekolahnya saat itu. Untungnya, karena usaha yang dirintis orang tuanya, laris manis. Menjadi magnet masyarakat Makassar. Pelanggannya cukup banyak.

Berbagi waktu antara sekolah dan membantu orang tuanya,
menjadi rutinitasnya. Meski begitu, pelajarannya tidak dilupakan.

Maka, wajar saja, saat tamat di SMK, langsung diterima di IKIP
Ujungpandang, sekarang UNM. Ia lolos tanpa tes dengan jurusan yang sama. Yakni, Pendidikan Teknik Mesin.

Saat kuliah, tidak ada kata gengsi darinya. Ia tetap membantu orang tuanya. Tapi, tetap memperhatikan kuliahnya.

Tamat di UNM ia pun langsung mengabdi di salah satu SMK di
Pangkep, yang pada akhirnya lolos sebagai guru ASN SMKN 2
Pangkep.

Pergaulannya yang supel dan ramah, membuat orang-orang di sekitarnya simpati. Ia berteman dengan siapa saja. Makanya, tak heran, kalau ia selalu dinanti oleh teman-temannya.

Berbekal dengan ‘ilmu’ usaha putunya di Makassar, di Pangkep ia pun mencoba peruntungan dengan membuka usaha kuliner untuk memanjakan lidah masyarakat Pangkep. Bisnis yang jauh dari
jurusannya saat kuliah, yakni Teknik Mesin.

Namun, karena tekadnya yang bulat dan gigih, maka usaha itu pun mulai dilaunching. Apalagi, mendapat dukungan penuh dari istri tercintanya Sutriani S. ST, M. Kes. Dengan nama RM Mawar, usaha itu pun diperkenalkan kepada teman-temannya. Ternyata, mendapat sambutan hangat.

”Kami lihat peluang. Bisnis kuliner rupanya kini menjadi trend di beberapa daerah. Makanya, kami tertarik. Akhirnya, kami pun buka RM Mawar 26 Juni 2009,” kata Rusli Wahid, Senin, 3 Agustus 2020.

Usahanya itu, kini mendapat hati dari masyarakat Pangkep.
Makanya, jangan heran, omzetnya kini mencapai Rp100 juta per bulan. Usaha ini, mempekerjakan sembilan orang.

Tidak puas sampai di situ. Ia pun mengepakkan sayapnya di dunia yang digelutinya saat ini. Yakni, membuka bengkel dengan bekerjasama dengan PJRS (Petta Jallo Racing Style) yang didirikan 26 Juni 2020.

Bengkel ini sebagai teaching factory teknik body Otomotif
SMKN 2 Pangkep. Untuk saat ini, bengkel tersebut beromzet Rp30 juta per bulan dengan tujuh karyawan. Karyawan itu, di antaranya alumni corona enam orang, ditambah satu guru honorer SMKN 2 Pangkep.

Meski baru seumur jagung, namun usaha ini menjadi perhatian¬† masyarakat setempat. Mobil keluar masuk di bengkel untuk diperbaiki. Bukan karena hanya kualitas dan pekerjanya yang handal, tetapi juga karena pelayanan dan keramahan setiap karyawan termasuk ownernya. ”Ini patut disyukuri semua,” tutup Rusli Wahid. (rls)

Biodata:

* Nama: Rusli Wahid, S.Pd, M. Si

* Tempat Tanggal Lahir: Ujung Pandang, 16 Maret 1974

* Pekerjaan:
– PNS Guru SMKN 2 Pangkep

Owner RM. Mawar

Owner Bengkel Body Repair mitra PJRS

– Istri Sutriani S. ST, M. Kes

Anak 2 orang:
Eka putri Rusli dan Dwizhafirah Rusli

Pos terkait