Operasi Patuh 2020, Pelanggaran dan Tilang Menurun

  • Whatsapp
Operasi Patuh 2020, Pelanggaran dan Tilang Menurun

Operasi Patuh 2020, Pelanggaran dan Tilang Menurun

MAJENE, UPEKS.co.id– Selama kurun waktu dua minggu Operasi Patuh Seamasei 2020 digelar, Polres Majene  mencatat jumlah pelanggaran lalulintas mengalami penurunan, dibanding tahun 2019 lalu.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Kabag Ops Polres Majene, AKP Ujang Saputra, didampingi Kasat Lantas Polres Majene, Iptu  Muslim, saat menghadiri press releace di ruang data Polres Majene, Kamis (6/8/2020)

Menurut Kabag Ops, hasil Operasi Patuh Siamasei tahun 2020, Polres Majene hanya mengeluarkan dua tilang  kasus pelanggaran lalu lintas. Angka ini berbeda dengan pelanggaran tahun lalu yakni 630 kasus.

“Operasi Patuh tahun ini berbeda dengan tahun lalu, untuk tahun ini polisi hanya melakukan tindakan preventif atau  pencegahan selama operasi yang digelar 14 hari tahun ini. Selain itu juga sebelum Operasi Patuh dilaksanakan  yang dimulai 23 Juli hingga 5 Agustus kami lebih banyak mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol  kesehatan pencegahan Covid-19,”ungkap AKP Ujang.

Ujung juga mengungkapkan, dua pelanggaran yang ditemukan yakni pelanggaran tidak menggunakan helm dan  pelanggaran penggendara melawan arus lalulintas. Sementara untuk kasus kecelakaan selama pelaksanaan operasi patuh 2020 Polres Majene sendiri hanya menangani satu lakalantas saja.

“Memang Operasi Patuh tahun 2020 ini lebih pada penerapan persuasif,atau lebih banyak teguran sebanyak 128,  sedangkan tahun lalu tidak ada teguran, atau lebih pada penindakan,” kata Ujang Saputra.

Ujang menambahkan, rendahnya pelanggaran kasus lalulintas tahun ini, selain karena adanya peningkatan  kesadaran masyarakat dalam berkendara, juga karena pengaruh berkurangnya volume kendaraan di jalan di  tengah wabah pandemi Covid-19.

Sementara Kasat Lantas Polres Majene, Ipda Muslim Aslim yang turut hadir mendampingi Kabag Ops  menghimbau, agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan.

Kecelakaan lalulintas kerap terjadi karena diawali dengan pelanggaran berkendaraan.

“Olehnya itu kami menghimbau agar siapapun selalu mematuhi rambu-rambu lalulintas, sebab kecelakaan itu  selalu diawali dengan pelanggaran, makanya mari kita stop pelanggaran dan budayakan menggunakan helm, agar terhindar dari kecelakaan,”ujar Muslim.(Alimukhtar).

Pos terkait