Hj Andi Tenri Gau: Sesi Wawancara Seleksi CPNSD Tidak Masuk Dalam Persyaratan

Hj Andi Tenri Gau: Sesi Wawancara Seleksi CPNSD Tidak Masuk Dalam Persyaratan
Hj Andi Tenri Gau Kepala BKPSDM Pemda Kolaka –foto:ist–

KOLAKA, UPEKS.co.id–Kepala Badan Kepegawaian dan Pengemban Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) Hj Andi Tenri Gau, dikonfirmasi media ini melalui WhatsAppnya pada(25/8/20) terkait masalah sesi tes wawancara yang ditiadakan oleh panitia seleksi penerimaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah(CPNSD).

Andi Tenri menjelaskan bahwa dalam seleksi penerimaan CPNSD sesi wawancara, panitia tidak masuk dalam suatu persyaratan.

Bacaan Lainnya

Bilamana ada Pemda yang memasukkan sesi wawancara itu sebagai persyaratan, maka itu adalah kebijakan dari tertentu dari masing-masing Pemda.

“Kalau sesi wawancara ini kita masukkan, maka pertimbangannya secara pribadi saya bisa berpendapat bisa memunculkan subyektifitas disitu,”jelas Andi Tenri.

Selain itu kata Andi Tenri untuk mengakomodir dan memberikan peluang lebih besar kepada anak daerah untuk bisa lolos dalam seleksi CPNSD, maka panitia seleksi telah menetapkan standar persyaratan bagi pendaftar dari luar Kolaka dengan IP 3,5, sementara untuk anak daerah dengan IP 2,26 sudah bisa terakomodir dalam seleksi penerimaan tes CPNSD.

“Jadi itu salah satu cara untuk bisa mengakomodir dan memberikan peluang lebih besar kepada anak daerah untuk mengikuti seleksi CPNSD dengan cara menetapkan standar IP yang lebih tinggi,” kata Abdi Tenri.

Sementara Ketua Lembaga Non Pemerintah Forum Swadaya Masyarakat(Forsda) Jabir Teto Luhukuwui dimintai pendapatnya terkait soal tidak adanya sesi wawancara dalam seleksi penerimaan CPNSD lingkup Pemda Kolaka. Jabir menilai dengan tidak adanya wawancara dalam seleksi penerimaan CPNSD justru tidak memberikan peluang bagi anak-anak daerah.

Pada hal Pemerintah Pusat sudah memberikan peluang kepada Pemerintah Daerah agar anak-anak daerah bisa memiliki kesempatan besar menjadi CPNSD.

“Saya kuatir dengan dihilangkannya wawancara dalam seleksi penerimaan CPNSD, justru saya menduga kalau ada orang-orang tertentu dari luar Kolaka yang ingin di loloskan,”ujar Jabir.(rls)

Pos terkait