Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Bina Kader PKK Tingkat Kecamatan

  • Whatsapp
Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Bina Kader PKK Tingkat Kecamatan

Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Bina Kader PKK Tingkat Kecamatan

TAKALAR,UPEKS.co.id— Upaya pencegahan Stunting selama masa Pandemi Covid 19, T.P. PKK Kab. Takalar  kerjasama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Takalar gelar Pembinaan Kepada Kader PKK  di Kec. Marbo.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar DR. Hj. Irma Andriani, S.Pi. M.Si di Aula Kantor Camat  Mangarabombang, Rabu (5 /8/20.)

Ketua T.P. PKK Takalar mengemukakan, Ciri Stunting adalah gagal tumbuh secara fisik dan gagal tumbuh secara  mental.

“Ujung tombak setiap daerah adalah desa, segala sesuatu dimulai dari desa. Untuk itu, pemerintah desa harus  memperbaiki gizi di masyarakat. Semua kelompok di desa baik dasawisma maupun kader lainnya binaan PKK ke  lapangan mengecek kondisi kesehatan masyarakat”, kata Irma Adriani

Beliau berharap agar para kader bersama-sama melakukan upaya-upaya pencegahan stunting sehingga Kab.  Takalar dapat zero stunting.

Camat Marbo Mappaturung, S.Sos menagatan dimasa Pandemi ini, Pemerintah Kec. Marbo terus berupaya  memperbaiki gizi di masyarakat sebagai cara dalam pencegahan Stunting.

“Di setiap desa di Kec. Marbo juga sudah menganggarkan disetiap desanya untuk memperbaiki gizi di masyarakat  dengan memberikan vitamin dan makanan tambahan serta pemeriksaan kesehatan” tambahnya.

Dilanjutkan di kecamatan Marbo juga telah melakukan program Peduli penyakit Kronis. Jadi setiap hari Jum’at itu,  pemerintah desa mengunjungi masyarakat yang mengidap penyakit kronis untuk diberikan bantuan.

Hajil Muhammad, S. Kep. M. Kes selaku pemateri menjelaskan, dampak dari Stunting pola asuh kurang baik, gizi  di seribu hari pertama kehidupan kurang bagus, pola asuh orang tua, adanya salah satu anggota keluarga yang  merokok, komunikasi yang kurang bagus.

“Penyebab stunting, kurangnya asupan gizi yang diterima janin, kurangnya perhatian suami dan keluarga saat  hamil, kurangnya pengetahuan suami dan keluarga tentang gizi, kurangnya akses air bersih dan  sanitasi.”ujarnya.

Rangkaian kegiatan, pemasangan Face Shield oleh Ketua T.P. PKK Kabupaten secara simbolis kepada Kader  PKK desa.(Jahar).

Pos terkait