Setiawati: Walaupun Ada Virus Corona, Tetap Rutin Bayar Iuran

  • Whatsapp
Setiawati: Walaupun Ada Virus Corona, Tetap Rutin Bayar Iuran
Narasumber : Setiawati (60)

Kendari, Upeks.co.id – Pandemi covid-19 yang melanda Indonesia tidak terkecuali di Kota Kendari membuat masyarakat mau tidak mau harus melakukan berbagai tindakan pencegahan penularan virus ini sesuai prosedur yang disampaikan pihak berwenang. Salah satu langkah pencegahan yang saat ini digaungkan adalah physical distancing dan beraktivitas dari rumah.

Bukan hanya berdampak kepada orang-orang yang bekerja kantoran, Covid-19 juga mempengaruhi pendapatan dari pedagang. Salah satunya adalah Setiawati (60) yang sehari-hari sebagai pedagang kue. Ia pun menceritakan masa-masa sulit di saat pandemi Covid-19 ini kepada Jamkesnews, Rabu (15/04).

Bacaan Lainnya

“Kalau sekarang itu dek jarang mi’ orang beli kue jadinya kurang pendapatan. Biasanya yang dijual itu kue bolu dan kue-kue kering, apalagi sejak ada ini ada corona, tambah jarang yang beli,” keluh wanita yang terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3 ini.

Namun keadaan ini menurut pangakuannya tidak menjadi halangan untuk tetap rutin membayar Iuran JKN-KIS, karena ia sadar akan manfaat dari Program JKN-KIS.

“Tapi kalau pembayaran BPJS, alhamdulillah belum pernah menunggak sampai sekarang. Karena kalau tidak dibayar pasti kartunya tidak aktif dan tidak bisa dipakai kalau misalnya sakit. Apalagi saya ini ada sakit rematik jadi harus tetap kontrol ke dokter atau puskesmas. Biar ada ini virus corona tetap rutin bayar iuran karena sakit itu tidak tahu kapan datang, jadi harus tetap ada persiapan begitu,” kata Setiawati.

Sementara itu, Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Kendari Alfian menyampaikan kegiatan penagihan iuran JKN-KIS segmen peserta PBPU di tengah pandemi Covid-19 tetap dilakukan dengan cara menelepon atau telekolekting dan juga via SMS.

“Selain itu, BPJS Kesehatan juga menyediakan kanal-kanal pembayaran yang dapat diakses melalui layanan digital. Peserta dapat memanfaatkan Mobile JKN untuk melakukan pembayaran atau menggunakan aplikasi mobile banking yang disediakan pihak bank atau melalui fintech seperti Tokopedia, Go-Pay dan semacamnya,” ungkap Alfian.

Alfian juga menambahkan untuk kemudahan peserta dapat menggunakan layanan autodebit, jadi peserta tidak perlu lagi melakukan pembayaran iuran secara manual karena iurannya telah terdebit secara otomatis oleh pihak bank setiap bulannya. (Jamkesnews)

Pos terkait