Kampung Rewako Hadir Untuk Kekompakan dan Kebersamaan Hadapi Virus Corona

  • Whatsapp
Kampung Rewako Hadir Untuk Kekompakan dan Kebersamaan Hadapi Virus Corona

Kampung Rewako Hadir Untuk Kekompakan dan Kebersamaan Hadapi Virus Corona

GOWA, UPEKS.co.id — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan bahwa keberadaan Kampung Rewako  di setiap desa dan kelurahan tidak ada hubungannya dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikannya saat menerima Audience jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten  Gowa di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Rabu (1/7/2020).

“Penggunaan Rewako ini sudah lama di Kabupaten Gowa sejak Pak Syahrul jadi Bupati. Saya sampai sakarang  belum mengurus Pilkada, saya masih fokus mengurusi Covid-19 ini dan sampai detik ini juga saya belum punya tim  sukses atau relawan resmi. Semua relawan itu kan harus didaftarkan di KPU,” tegas Adnan.

Adnan Menjelaskan bahwa kehadiran Kampung Rewako awalnya merupakan inisiasi Polres Gowa yang  kemudian dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai upaya penanganan Covid-19.

Menurutnya Kampung Rewako ini untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan di tengah Pandemi virus Corona  atau Covid-19 ini. Wabah Covid-19 ini berdampak positif pada sejumlah sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Salah satunya berdampak pada perekonomian masyarakat. Banyak masyarakat kehilangan pendapatan sehingga  masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhannya.

“Makanya dalam Kampung Rewako ini selain menjaga kamtibmas juga sebagai ketahanan pangan. Karena  didalamnya ada hidroponik, peternakan, budidaya ikan dan sebagainya,” jelasnya.

Bahkan kata Adnan, Kampung Rewako ini juga bisa digunakan oleh Bawaslu maupaun KPU untuk melakukan  edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait Pilkada serentak 2020.

“Malah kami sangat senang jika ini diintegrasikan dengan progarm Bawaslu edukasi ke masyarakat untuk bisa ikut  pada aturan-aturan Pilkada 2020,” harapnya.

Sementara untuk penggunaan kata “Rewako” Adnan mengatakan akan dibuatkan Surat Keputusan Bupati  sebagai slogan milik Pemerintah Kabupaten Gowa. Sehingga kata “Rewako” ini tidak boleh digunakan calon  Bupati pada Pilkada 2020.

“Supaya tidak menjadi masalah dikemudian hari. Dan saya akan sampaikan kepada jajaran yang ada, insya Allah  kalau saya masuk jadi Calon Bupati maka tidak boleh menggunakan kata-kata Rewako,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Gowa, Syamsuar Saleh mengatakan kedatangannya menemui Bupati Gowa untuk  berkoordinasi pencegahan potensi terjadinya pelanggaran Pilkada di Kabupaten Gowa. Salah satunya  penggunaan kata “Rewako” yang dinilai juga sebagai singkatan dari “Relawan Adnan-Kio”.

“Kata Rewako sepanjang sudah di-clear-kan tadi bahwa ini adalah kata milik bersama oleh Pemda Gowa, nantinya  tidak dimungkinkan lagi digunakan oleh pihak calon yang akan maju di Pilkada 2020 Kabupaten Gowa,”  tambahnya.(Sofyan)

Pos terkait