ANEKA

Jaksa Kasasi, Pasca Terdakwa Dokter Klinik Kecantikan Divonis Bebas

Jaksa Kasasi, Pasca Terdakwa Dokter Klinik Kecantikan Divonis Bebas

MAKASSAR, UPEKS.co.id —Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulsel, akhirnya secara resmi  melayangkan kasasi atas putusan bebas Pengadilan Negeri Makassar terhadap terdakwa dugaan mallpraktik dr  klinik kecantikan Belle Beuty, dr Elisabeth.

“Terhadap putusan Pengadilan Negeri Makassar pada terdakwa mallpraktik, dr Elisabeth, kami secara resmi  ajukan kasasi tertanggal 6 Juli, “kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Idil didampingi Ketua Tim JPU  dalam perkara ini, Ruslan, Senin (6/7/20).

Idil tak menampik pihaknya memang sempat menyatakan pikir-pikir. Meski begitu lanjut Idil, pernyataan itu tidak lain  hanya untuk koordinasi dengan pimpinan.

“Waktunya kan 14 hari untuk pikir-pikir, makanya memang sempat JPU mengatakan hal itu. Jadi jangan  disalahartikan. Kita sejak awal serius, buktinya kami menuntut terdakwa empat tahun, ” lanjut Idil.

Jaksa Kasasi, Pasca Terdakwa Dokter Klinik Kecantikan Divonis Bebas

Idil menyebut, upaya kasasi JPU memang sudah seharusnya dilakukan, lantaran putusan Pengadilan Negeri Makassar pada terdakwa jauh dari tuntutan yang dijatuhkan JPU.

Sementara itu Tim JPU Perkara ini, Ruslan mengaku pihaknya sementara ini juga mulai menyusun Materi Kasasi.  Kata Dia, itu akan disusun secepatnya sebelum jangka waktu 14 hari berakhir.

“Memori Kasasi sudah kita susun, pokoknya secepatnya kita juga sudah mengajukan itu. Kita harap semua tepat  waktu dan tidak ada itu kita mengulur-ulur, kita begitu memori selesai, kita langsung masukkan. Kita target  secepatnya, sebelum jangka waktu pikir-pikir yang 14 hari itu berakhir,” tambahnya.

Ruslan mengaku sangat menyangkan pernyataan sikap korban, yang sebelumnya melalui media massa daring  dan cetak menuding JPU tidak serius untuk kasasi. Ruslan mengatakan, tudingan tersebut tidak berdasar dan  menyudutkan JPU yang selama ini sudah bekerja secara optimal.

“Kita tidak terima, kita ini sudah melakukan tugas kita secara profesional, coba lihat tuntutan kita 4 tahun. Ini hanya  karena statement pikir-pikir JPU, itu disalah artikan. Wah kurang serius apa kita dalam pembuktian kemarin,”  pungkas Ruslan.(Jay)

#TRENDING

To Top