MAKASSAR.UPEKS.co.id—Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (FP-UMI) gelar webinar nasional via video teleconference zoom dan secara live di Channel Youtube Fakultas Pertanian UMI, Kamis (2/7/2020).
Kegiatan ini rangkaian peringatan Milad ke-66 UMI dan rencana penerapan “Program Kemendikbud Kampus Merdeka – Merdeka Belajar”.
Webinar Nasional bertema “Reformasi Kurikulum Pertanian Indonesia di Kampus Merdeka – Merdeka Belajar di Era New Normal”.
Pembahas Dekan Fakultas Pertanian UNHAS, Prof. Dr.Ir. Baharudin., Dipl.Ing, serta empat narasumber, Prof.Ir. Nizam, M.Sc.,DIC,Ph.D (Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud), Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE.,MSi (Anggota Majelis BAN PT), Prof.Dr.Ir. Hadiwiyono M.Si (Sekjen PAGI), dan Dr. Sujarwo, SP., MP., M.Sc. (Dosen Fak. Pertanian UB).
Rektor UMI Prof. Dr. H Basri Modding, S.E, M.Si.saat sambutan mengatakan, saat ini perguruan tinggi yang ingin maju harus dapat beradaptasi dengan perubahan.
UMI menyambut dinamika Pendidikan Tinggi yang berkembang saat ini, dengan membentuk Tim Penyusun Kurikulum “Merdeka Belajar” dan “Kampus Merdeka”. Diharapkan tahun ajaran baru 2020/2021 kebijakan ini segera dilaksanakan.
“Program merdeka belajar telah dilaksanakan oleh UMI melalui berbagai program magang di sejumlah institusi dan industri terkait. Sebagai implementasi dari kerjasama yang telah disepakati. diantaranya PT. Semen Tonasa dan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV dalam program Magang Mahasiswa Bersertifikat.
Alhamdulillah mahasiswa UMI meraih penghargaan sebagai peserta magang terbaik”, tutur Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis UMI.
UMI membina 13 fakultas dan program pascasarjana dengan 57 program studi, terdiri atas 34 program jenjang S-1, 2 program Diploma-3, 6 program Profesi, dan 11 program Magister, serta 4 program Doktor. Dan alhamdulillah UMI satu-satunya perguruan tinggi swasta di luar pulau jawa mendapatkan akreditasi institusi “A”
Hal yang lebih membanggakan lagi adalah seluruh prodi di Fak. Pertanian telah terakreditasi “A”.
Fakultas Pertanian UMI diharapkan dapat mencapai akreditasi internasional melalui terobosan Dekan Fakultas Pertanian,
Dr. Ir. H. Abdul Haris, MP.
Prof. Basri Modding berharap melalui Webinar ibu dapat melahirkan kurikulum yang dibutuhkan pasar, khususnya menjawab tantangan merdeka belajar.
“Terima kasih kepada seluruh narasumber yang berkesempatan hadir dalam kesempatan ini dan peserta webinar nasional dari berbagai daerah dan kota.
Dekan FP-UMI, Dr. Ir. H. Abdul Haris, MP. dalam laporannya mengungkapkan latar belakang diadakannya webinar nasional ini adalah merespon Program Kemendikbud Kampus Merdeka dengan melakukan reformasi terhadap kurikulum pertanian di Indonesia. (rls).

