FKM-UMI Webinar Nasional, Bahas Pola Menjaga Kesehatan Mental

  • Whatsapp
FKM-UMI Webinar Nasional, Bahas Pola Menjaga Kesehatan Mental

FKM-UMI Webinar Nasional, Bahas Pola Menjaga Kesehatan Mental

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Ditengah Pandemi Covid-1,Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) gelar webinar kesehatan nasional secara virtual via Zoom, Kamis
(09/7/2020).

Bacaan Lainnya

Webinar Kesehatan Nasional tersebut mengangkat tema “Psikoedukasi Pendekatan Kesmas : Menjaga  Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Covid-19″.

Narasumber Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang Dr. Rini Sugiarti, S.Psi.,M.Si dan Wakil Dekan 3 FKM-UMI Dr. dr. H. A. M. Multazam, M.Kes. serta Guest Star Creativepreuner, Content Creator, Public Speaker  M. Rijal Djamal, SS.,M.Si.,CPT.

Rektor UMI Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E, M.Si. saat pembukaan berterima kasih pada Seluruh Civitas  Akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat atas kreatifitas, partisipasi dan kerjasamanya menyukseskan  Webinar Kesehatan Nasional ini.

Tema yang diangkat dalam Webinar ini sangat baik, karena mengangkat bagaimana menjaga kesehatan mental di  kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Sebab masih banyak diantara kita masih fokus hanya menjaga kesehatan  Jasmani padahal yang lebih penting adalah menjaga kesehatan mental, Ungkap Guru Besar Fakultas Ekonomi &  Bisnis ini.

Sementara itu, Dekan FKM- UMI, Dr. Suharni A. Fachrin, S.Pd.,M.Kes. dalam sambutannya mengatakan Pandemi  Covid-19 ini telah memaksa kita untuk tinggal dan bekerja di rumah.

Sebagai makhluk sosial yang terbiasa hidup bersosial memberi pengaruh beban phisikologi bagi kita semua yang  akhirnya salah satunya stress.

Dalam Teori Kesehatan Masyarakat bahwa Sehat secara Phisikologis sangat  berkontribusi kepada kesehatan fisik.

“Di Dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat”. Hal inilah yang mendasari Kegiatan ini dilaksanakanakan  FKM-UMI.

Mari kita memetik hikmah terindah yang Allah titipkan pada Pandemi Covid-19 saat ini, yang mengajarkan kepada  kita tentang arti dan indahnya kebersamaan, keikhlasan, dan kesabaran, tutup Dr. Suharni. (rls).

Pos terkait