BPJS Kesehatan Kendari Siap Verifikasi Klaim Covid-19

  • Whatsapp

BPJS Kesehatan Kendari Siap Verifikasi Klaim Covid-19

Kendari, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan diamanahkan oleh pemerintah untuk melakukan verifikasi tagihan klaim Covid-19 dari rumah sakit sebagaimana telah diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah. Untuk itu BPJS Kesehatan Cabang Kendari menggelar sosialisasi bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kendari terkait penugasan tersebut melalui video conference, Kamis (29/04).

Bacaan Lainnya

“Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya memastikan pemahaman tentang petunjuk teknis klaim penggantian biaya perawatan pasien Covid-19, memastikan wewenang dan tugas rumah sakit dalam mengelola klaim Covid-19 telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, juga tentang bagaimana koordinasi rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam menyelesaikan permasalahan klaim Covid-19 guna mencegah terjadinya potensi kecurangan dalam memastikan pembayaran klaim Covid-19,” jelas Kepala Bidang Pengembangan Program Anggaran dan SDK Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Rosmawati.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Hilaluddin menyampaikan kriteria perawatan pasien yang dapat dijamin. Menurutnya, kriteria pasien yang dapat diklaim biaya perawatannya adalah pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berusia di atas 60 tahun dengan atau tanpa penyakit penyerta serta ODP usia kurang dari 60 tahun dengan penyakit penyerta.

“Itu berlaku bagi peserta baik WNI ataupun WNA yang dirawat pada rumah sakit di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambah Hilaluddin.

Dalam kegiatan tersebut dibahas pula mengenai tempat pelayanan yang diberikan, pelayanan yang dapat dibiayai, standar pelayanan, metode pembayaran, norma tarif, norma pengkodingan, tata cara pengajuan klaim, tata cara verifikasi klaim oleh BPJS Kesehatan, tata cara pembayan klaim oleh Kementerian Kesehatan, uang muka, kedaluarsa klaim, pembinaan dan pengawasan, serta sumber pembiayaan.

Hilaluddin berharap FRKTL yang akan mengajukan verifikasi klaim untuk melengkapi berkas dan selalu berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan guna mempercepat proses.

“Ini mengingat proses verifikasi klaim Covid-19 pada setiap pengajuannya cukup singkat yakni hanya 7 (tujuh) hari kerja dengan masa kadaluarsa klaim adalah 3 (tiga) bulan setelah status pandemi/wabah dicabut pemerintah,” jelasnya. (Jamkesnews)

Pos terkait