BPJS Kesehatan Atur Jarak Pelayanan Peserta Di Kantor

  • Whatsapp
BPJS Kesehatan Atur Jarak Pelayanan Peserta Di Kantor

BPJS Kesehatan Atur Jarak Pelayanan Peserta Di Kantor

Mamuju, Upeks.co.id– Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan pada sejumlah instansi pemerintahan maupun swasta. Tak terkecuali kantor pelayanan publik seperti BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, yakni dengan menjaga jarak satu sama lain atau yang dikenal sebagai physical distancing. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kontak antara orang terinfeksi dan orang lain yang tidak terinfeksi, sehingga dapat meminimalkan penularan penyakit, morbiditas, dan terutama, kematian.

Bacaan Lainnya

“Memberi jarak antar peserta ini merupakan hal wajib yang kami lakukan, demi keamanan peserta satu sama lain. Kami berikan pemahaman agar selalu mengatur jarak antara peserta lainnya. Dengan adanya tanda garis berwarna merah dan diarahkan security, peserta jadi mengerti dan merasa terpandu serta peduli juga akan kesehatannya,” ungkap Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mamuju Ary, Senin (20/04).

Ia mengatakan, kegiatan operasional BPJS Kesehatan tetap dilaksanakan di kantor cabang maupun di kantor kabupaten, namun dengan layanan tertentu, yakni pelayanan bagi peserta PBI (meliputi perubahan data peserta PBI) serta pengaduan yang membutuhkan penyelesaian segera. Sedangkan pelayanan bagi peserta JKN-KIS segmen non PBI dialihkan ke kanal lainnya seperti aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500400, Chika, dan Vika, serta aplikasi SIPP di RS (khusus pengaduan dan informasi).

“Kami berkomitmen penuh untuk tetap melayani peserta JKN-KIS. Walau di masa pandemi seperti ini, kami pastikan peserta JKN-KIS tetap mendapatkan pelayanan baik dari kantor maupun online,” ucap Ary.

Salah satu peserta yang berkunjung, Rina (31), mengatakan penerapan physical distancing di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mamuju sangat baik karena jarak antar pengunjung telah diatur sedemikian rupa sehingga membantu melindungi peserta yang datang berkunjung dari risiko tertular virus corona.

“Awalnya saya bingung kenapa ada garis-garis berwarna merah di sekeliling saya. Ternyata itu adalah tanda untuk menjaga jarak antar pengunjung lainnya. Saya jadi paham di mana saya harus berdiri dan duduk. Alhamdulilah satpam yang berjaga juga ikut memandu bagi pengunjung lainnya yang belum memahami garis penanda yang disediakan. Kebetulan saya ingin membuat kartu bayi, karena kondisi anak saya sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelas Rina. ( Jamkesnews )

Pos terkait