SINJAI, UPEKS.co.id—Guna menindaklanjuti Kepres No 7 Tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran virus
corona (covid 19). Pemerintah Daerah menggelar rapat pembentukan gugus tugas pencegahan virus corona di Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Kantor Bupati Sinjai, Tanassang, Senin (16/3).
Rapat yang dibuka oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, SH,LLM tersebut dihadiri, Sekda, Drs. Akbar M,Si, Kapolres, Dandim 1424, Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD, Kabag Sekertariat, serta Camat seKabupaten Sinjai.
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa merasa bersyukur hingga saat ini belum ada warga Sinjai yang terjangkit virus corona (covid 19). “Alhamdulillah belum ada warga Sinjai yang terjangkit. Namun demikian kita harus melakukan upaya pencegahan dan penanganan serius serta masyarakat diharapkan tidak perlu panik,” ujarnya.
Andi Seto juga mengharapkan selama 14 hari ke depan kami akan mengambil beberapa langkah antisipasi diantaranya, perjalanan Dinas bagi ASN ke luar daerah selama 14 Hari ditiadakan, Pembentukan Posko Darat maupun laut.
“Libur selama 14 hari bagi anak sekolah tingkat SD dan SMP. Dalam melakukan aktivitas ibadah seperti masjid semua jemaah diharapkan membawa sajadah sendiri. Tempat -tempat wisata juga akan ditutup sementara waktu. Kami juga meminta kepada pihak Polres untuk menghentikan pemberian izin keramaian yang bersifat
mengumpulkan massa untuk sementara waktu,” jelasnya.
Lanjut Andi Seto mengharapkan semua pihak untuk bersama memerangi virus ini. “Kami akan membentuk 2 posko pemantauan di darat dan laut untuk memantau para pendatang dari luar daerah. Dan melalui Dinas Kesehatan kami akan memantau dan memeriksa kondisi kesehatan masyarakat secara terus menerus. Usahakan
menghindari tempat keramaian selama 14 hari. Dan mudah-mudahan tidak ada masyarakat Sinjai yang terdeteksi virus corona,” terangnya.
Sementara, Kadis Kesehatan Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa mengungkapkan proses penyebaran virus corona (covid 19) sangat cepat melalui kontak fisik seperti jabat tangan, batuk dan bersin.
“Untuk sementara waktu hindari kontak fisik dengan orang yang mungkin terkena flu atau demam yang panas tubuhnya di atas 38 derajat celcius. Dan upayakan hidup bersih dengan rajin mencuci tangan serta memakai masker,” jelasnya. (egy)


